MAMUJU — Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat menggelar rapat koordinasi (Rakor) sekaligus supervisi Subdirektorat Registrasi dan Identifikasi (Regident) secara daring pada Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan keseragaman standar pelayanan publik serta meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kendaraan bermotor dan perizinan mengemudi di seluruh jajaran.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung BPKB Ditlantas Polda Sulbar ini dipimpin langsung oleh Kasubdit Regident AKBP Anindhita Rizal. Ia didampingi oleh Kasubdit Gakkum, para pejabat fungsional, serta staf Ditlantas Polda Sulbar.
Dalam kesempatan tersebut, para Kasat Lantas dari Polres jajaran memaparkan perkembangan kinerja, capaian, serta berbagai kendala yang mereka hadapi di lapangan. Paparan ini menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas Regident di masing-masing wilayah.
Evaluasi semacam ini penting dilakukan secara berkala. Pasalnya, persoalan administrasi seperti perpanjangan STNK atau pembuatan SIM kerap menjadi keluhan masyarakat jika prosesnya tidak berjalan cepat dan transparan.
Kasubdit Gakkum turut menyampaikan arahan dan penekanan khusus terkait pelaporan program Polantas Karib di bidang Penegakan Hukum. Hal ini menegaskan bahwa pelayanan administrasi tidak bisa dilepaskan dari upaya penegakan hukum yang humanis di lapangan.
Sementara itu, Kasubdit Regident menegaskan kembali standar pelaksanaan tugas di bidang Regident. Ia juga menyampaikan arahan dari Direktur Lalu Lintas Polda Sulbar untuk segera diimplementasikan secara konsisten oleh seluruh jajaran.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang terbuka. Permasalahan yang muncul di lapangan dibahas bersama untuk menemukan solusi dan langkah tindak lanjut yang tepat.
Langkah ini menjadi bukti komitmen Ditlantas Polda Sulbar untuk terus memantau, membimbing, dan menyelaraskan kinerja jajarannya. Harapannya, pelayanan publik di bidang administrasi lalu lintas dapat berjalan cepat, tepat, transparan, dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.