MAMUJU — Progres 70 persen itu terhitung dari total pekerjaan rabat beton yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1418/Mamuju. Kolonel Arm Andang Radianto menyatakan percepatan pengerjaan tidak boleh mengorbankan kualitas dan ketahanan konstruksi jalan.
Menurut Dandim, capaian tersebut lahir dari kerja keras dan sinergi Satgas TMMD bersama masyarakat yang terus bergotong royong menyelesaikan infrastruktur jalan di desa tersebut.
Apa yang Dikerjakan di Desa Pammulukang
Rabat beton menjadi jenis konstruksi jalan yang dipilih dalam program TMMD kali ini. Lokasi pengerjaan berada di Desa Pammulukang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Satgas TMMD bersama warga mengebut penyelesaian jalan dengan tetap memperhatikan mutu. Andang menegaskan kualitas dan ketahanan konstruksi jadi prioritas agar jalan tidak cepat rusak setelah diserahkan ke desa.
Dampak yang Diharapkan bagi Warga Kalukku
Pembangunan jalan rabat beton diharapkan mempermudah akses transportasi warga Desa Pammulukang. Mobilitas masyarakat dinilai bakal meningkat seiring membaiknya permukaan jalan.
Selain itu, kelancaran aktivitas ekonomi di Desa Pammulukang menjadi sasaran berikutnya. Jalan yang lebih layak disebut dapat menopang pergerakan barang dan hasil warga sehari-hari.
Mengapa Gotong Royong Jadi Kunci
Dandim 1418/Mamuju menempatkan kebersamaan Satgas TMMD dan masyarakat sebagai faktor utama di balik progres 70 persen. Warga terlibat langsung dalam pengerjaan, bukan sekadar penerima manfaat.
Pola kerja bersama itu sejalan dengan semangat program yang diusung: "TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa." Pengerjaan jalan rabat beton masih berlanjut hingga seluruh sasaran fisik tuntas.