Pencarian

DKPPKB Sulbar Matangkan Labkesmas Menuju BLUD, Libatkan Labkesmas Soppeng sebagai Referensi

Minggu, 11 Oktober 2026 • 16:46:31 WIB
DKPPKB Sulbar Matangkan Labkesmas Menuju BLUD, Libatkan Labkesmas Soppeng sebagai Referensi
Kepala Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas DKPPKB Sulbar, Putri Anindy, membuka kegiatan bimbingan teknis Labkesmas di Mamuju.

MAMUJU — Kegiatan yang dibuka Kepala Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas DKPPKB Sulbar, Putri Anindy, mewakili Kepala DKPPKB Sulbar dr. Nursyamsi Rahim itu menekankan kesiapan kelembagaan sebagai syarat utama. Putri menyebut pengelolaan Labkesmas harus profesional, transparan, dan akuntabel.

Persiapan penerapan PPK-BLUD, menurut Putri, mesti dilakukan terencana. Mulai dari penguatan tata kelola, penataan administrasi dan keuangan, hingga pemenuhan dokumen pendukung.

Materi Bimtek: Tata Kelola hingga Peluang Kerja Sama BPJS Kesehatan

Materi yang dibahas mencakup tata kelola Labkesmas, pengelolaan keuangan, serta identifikasi dokumen yang diperlukan dalam persiapan BLUD. Peserta juga menelaah peluang dan ketentuan kerja sama dengan BPJS Kesehatan, termasuk aspek regulasi dan akuntabilitas.

Melalui diskusi, peserta memetakan kebutuhan dokumen, tantangan pengelolaan, dan langkah tindak lanjut bagi UPTD Labkesmas Sulbar. Hasil pemetaan itu menjadi dasar pengembangan pelayanan laboratorium yang lebih efektif.

Belajar dari Pengalaman Labkesmas Soppeng

Fatmawati, Kepala Labkesmas Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, berbagi pengalaman mengelola laboratorium kesehatan daerah. Paparannya menjadi referensi bagi peserta dalam memahami tata kelola kelembagaan dan pengembangan layanan sesuai ketentuan.

Soppeng dipilih sebagai rujukan karena pengalaman pengelolaan laboratoriumnya dinilai relevan dengan kebutuhan Sulbar. Peserta bisa melihat langsung praktik yang sudah berjalan.

Kesiapan SDM dan Dokumen Jadi Sorotan

Kepala DKPPKB Sulbar dr. Nursyamsi Rahim menegaskan kesiapan menuju BLUD perlu ditopang sumber daya manusia yang kompeten. Kelengkapan dokumen serta sistem pengelolaan keuangan dan pelayanan yang tertib juga menjadi syarat yang tidak bisa dilewatkan.

Nursyamsi menyampaikan bahwa penguatan tata kelola menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan laboratorium kesehatan. Pengelolaan keuangan dan pelayanan harus dapat dipertanggungjawabkan.

Upaya ini sejalan dengan visi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, "Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera", khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan penguatan tata kelola pemerintahan yang profesional.

DKPPKB Sulbar berharap bimtek ini memperkuat kesiapan UPTD Labkesmas dalam menerapkan PPK-BLUD. Mutu pelayanan pemeriksaan laboratorium kesehatan bagi masyarakat menjadi target akhir dari seluruh rangkaian persiapan.

Follow infomandar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sorotanpena.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks