POLEWALI MANDAR — Dua putra daerah asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman) berhasil menembus seleksi ketat Calon Paskibraka Nasional 2026. Prestasi ini sekaligus mengharumkan nama Provinsi Sulawesi Barat di kancah nasional.
Mereka adalah siswa SMAN 1 Wonomulyo dan seorang perwakilan dari Sekolah Rakyat Polman. Keduanya dinyatakan lolos setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang digelar oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Proses Seleksi yang Dilalui Kedua Pelajar
Proses seleksi Paskibraka Nasional 2026 berlangsung secara berjenjang. Mulai dari seleksi tingkat kabupaten, provinsi, hingga akhirnya dinyatakan lolos di tingkat pusat. Para peserta tidak hanya diuji fisik, tetapi juga wawasan kebangsaan dan Pancasila.
Kedua siswa ini dinilai unggul dalam tes kesamaptaan, baris-berbaris, serta wawasan kebangsaan. Mereka juga harus melewati tahapan wawancara dan pemeriksaan kesehatan yang ketat.
Apa Langkah Selanjutnya Setelah Lolos?
Setelah dinyatakan lolos, kedua siswa akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan (pusdiklat) tingkat nasional. Pusdiklat ini biasanya digelar beberapa bulan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus.
Mereka akan bergabung dengan puluhan pelajar terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia. Selama masa pelatihan, mereka akan ditempa secara fisik dan mental untuk bertugas sebagai pasukan pengibar bendera di Istana Negara.
Kebanggaan bagi Pendidikan di Sulawesi Barat
Pencapaian ini menjadi angin segar bagi dunia pendidikan di Sulawesi Barat. Sekolah Rakyat Polman dan SMAN 1 Wonomulyo berhasil membuktikan bahwa kualitas pendidikan di daerah mampu bersaing di tingkat nasional.
Kepala sekolah dan para guru di kedua sekolah tersebut menyambut gembira kabar ini. Mereka berharap prestasi ini dapat memotivasi siswa lain untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.