MAMUJU — Jumat (12/6), prajurit Korem 142/Tatag bersama personel Kodim 1418/Mamuju, Lanal Mamuju, anggota Pramuka, Dinas Kebersihan, dan warga sekitar bahu-membahu memulihkan estetika ruang publik utama di Mamuju. Mereka menyisir sampah, memangkas rumput liar, serta mengangkut material yang mengganggu kenyamanan lingkungan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasrem 142/Tatag Kolonel Inf Abd. Rahman. Ia menyebut aksi bersih-bersih itu merupakan implementasi arahan presiden agar seluruh fasilitas umum, termasuk kawasan pantai dan ruang publik, selalu terjaga kebersihannya.
Gotong Royong Bukan Sekadar Seremonial
Kolonel Inf Abd. Rahman menekankan bahwa keberhasilan menjaga lingkungan tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah atau aparat. Partisipasi aktif warga menjadi kunci utama menciptakan kawasan yang sehat dan berkelanjutan.
“Kami berharap bukan hanya kami yang menjaga kebersihan ini, tetapi seluruh masyarakat dapat bersama-sama bahu-membahu menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya di sela kegiatan.
Jalan arteri Mamuju, menurutnya, kerap digunakan warga untuk beraktivitas seperti berolahraga, jogging, atau rekreasi bersama keluarga. Ia mengajak semua pihak menjaga area tersebut tetap rapi dan bebas dari sampah plastik agar nyaman dipandang dan memberi manfaat bagi banyak orang.
Edukasi Berkelanjutan Lewat Aksi Nyata
Korem 142/Tatag merancang kegiatan ini tidak hanya untuk menata lingkungan secara fisik. Melalui pendekatan partisipatif, pihaknya ingin mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola kebersihan sehari-hari.
Keterlibatan lintas elemen—dari TNI, instansi pemerintah, hingga organisasi kepemudaan—menunjukkan kuatnya sinergi dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat. Semangat gotong royong yang terlihat selama aksi mencerminkan budaya hidup bersih yang mulai mengakar di Mamuju.
Ke depan, Korem 142/Tatag berharap karya bakti ini menjadi sarana edukasi berkelanjutan. Bukan hanya lingkungan yang lebih tertata, tetapi juga kesadaran kolektif yang terus terpelihara dalam keseharian warga.