MAMUJU — BMKG meminta warga Sulawesi Barat, khususnya di wilayah pegunungan, bersiap menghadapi suhu dingin yang cukup ekstrem pada hari ini. Berdasarkan data terbaru, Kabupaten Mamasa mencatat suhu terendah di angka 16 derajat Celsius, disertai hujan ringan dan kelembapan udara yang sangat tinggi, yakni 62–99 persen.
Suhu Ekstrem di Mamasa dan Potensi Hujan Ringan di Dua Kabupaten
Di Mamasa, warga yang beraktivitas di luar ruangan diminta mengenakan pakaian hangat dan menjaga kondisi tubuh. Suhu di wilayah pegunungan ini anjlok hingga 16–27 derajat Celsius, kontras dengan wilayah pesisir yang lebih hangat. Sementara itu, dua kabupaten lainnya diprediksi akan diguyur hujan ringan: Pasangkayu dengan suhu 24–31 derajat Celsius dan Mamuju Tengah dengan suhu 22–30 derajat Celsius.
BMKG juga mencatat tingkat kelembapan udara di Sulbar secara umum sangat tinggi, bahkan hampir menyentuh 100 persen di wilayah yang berpotensi hujan. Kondisi ini meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti flu dan penyakit pernapasan.
Wilayah Berawan: Mamuju, Polman, dan Majene
Ibu kota Provinsi Sulbar, Mamuju, diprediksi aman dari hujan dengan cuaca berawan sepanjang hari. Suhu di kota ini berkisar 22–31 derajat Celsius dengan kelembapan 55–98 persen. Kondisi serupa terjadi di Polewali Mandar (Polman) yang bersuhu 24–30 derajat Celsius dan Majene yang bersuhu 22–29 derajat Celsius.
BMKG mengimbau warga di wilayah berawan untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak. Kelembapan tinggi di ketiga daerah ini, meski tidak diguyur hujan, tetap berpotensi menimbulkan rasa gerah dan tidak nyaman.
Imbauan BMKG: Jaga Kesehatan di Tengah Perubahan Suhu
Dengan variasi cuaca yang cukup kontras antara pegunungan dan pesisir, BMKG menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh. Warga di Mamasa dan wilayah terdampak hujan ringan disarankan untuk mengonsumsi makanan bergizi dan istirahat cukup.
"Masyarakat diimbau untuk tetap menyediakan payung atau jas hujan, terutama di Pasangkayu dan Mamuju Tengah," tulis BMKG dalam rilisnya. Lembaga ini juga meminta warga di semua kabupaten untuk memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.