Pencarian

Tumpukan Sampah di Jalan Protokol Pekkabata Polewali Mandar Ganggu Belajar Siswa SD, Bau Busuk Menyengat

Senin, 25 Mei 2026 • 14:31:16 WIB
Tumpukan Sampah di Jalan Protokol Pekkabata Polewali Mandar Ganggu Belajar Siswa SD, Bau Busuk Menyengat
Tumpukan sampah di Jalan Protokol K.H Wahid Hasyim Pekkabata mengganggu aktivitas belajar siswa SD 060 Polewali Mandar.

POLEWALI MANDAR — Pemandangan memprihatinkan terlihat di jalan protokol K.H Wahid Hasyim, Pekkabata, Kabupaten Polewali Mandar. Tepat di depan bekas kantor BPBD dan Inspektorat lama, sampah dalam kantong plastik dan karung berserakan. Lokasi itu hanya berjarak beberapa meter dari SD 060 Pekkabata.

Bau busuk dari tumpukan sampah itu masuk ke ruang kelas. Seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya mengaku sering mendengar keluhan anaknya sepulang sekolah.

"Anak saya selalu mengeluh, katanya baunya sangat busuk sampai mengganggu saat belajar. Kasihan mereka, seharusnya lingkungan sekolah itu bersih dan sehat, bukan malah dihadapkan dengan tumpukan sampah begini," ujarnya dengan nada kecewa, seperti dikutip dari PolewaliTerkini.Net.

Lokasi Strategis yang Terbengkalai

Lokasi pembuangan sampah liar ini berada di jalur utama kota dan dekat dengan kantor dinas. Namun, tumpukan sampah dibiarkan berhari-hari tanpa penanganan. Sampah yang didominasi sisa rumah tangga itu juga menjadi sumber bau menyengat bagi siapa pun yang melintas.

Pemerintah Kecamatan Polewali menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Namun, janji koordinasi ini kerap menjadi lagu lama yang tidak pernah terealisasi.

Teguran untuk Pemerintah dan Warga

Peristiwa ini menjadi cermin kelalaian pengelolaan sampah di daerah. Kebersihan lingkungan adalah pelayanan dasar yang menjadi hak masyarakat, apalagi di lokasi strategis seperti ini. Pertanyaan besarnya, apakah penanganan sampah hanya dilakukan saat ada acara resmi atau saat sudah viral?

Di sisi lain, masalah ini juga menjadi teguran bagi masyarakat. Sampah tidak muncul dengan sendirinya, melainkan hasil ulah tangan manusia. Membuang sampah sembarangan di pinggir jalan, di depan gedung dinas, atau dekat sekolah adalah tindakan yang merusak hak orang lain.

Harapan agar Lingkungan Sekolah Kembali Sehat

Warga berharap pemerintah segera turun tangan. Bagaimana mungkin tempat yang berada di jalur utama, dekat kantor dinas dan sekolah, dibiarkan kotor berhari-hari?

Semoga janji pemerintah bukan sekadar angin lalu, dan kesadaran masyarakat tumbuh agar siswa bisa belajar nyaman, lingkungan bersih, dan harga diri daerah tetap terjaga. Polewali Mandar jangan sampai dikenal bukan karena kemajuannya, melainkan karena tumpukan sampah yang dibiarkan berbau di mana-mana.

Bagikan
Sumber: polewaliterkini.net

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks