SULAWESI BARAT — Derby della Mole di Stadio Olimpico Grande Torino, akhir pekan kemarin, berjalan dramatis. Juventus sejatinya sempat unggul dua gol lewat brace Dusan Vlahovic. Namun, Torino menunjukkan kegigihan dan sukses memaksa imbang lewat gol Cesare Casadei dan Che Adams.
Hasil seri ini memastikan Juventus finis di peringkat keenam klasemen akhir dengan 69 poin. Mereka hanya unggul satu angka dari Fiorentina di posisi ketujuh. Sementara itu, Torino aman di peringkat ke-12 dengan raihan 45 poin.
Babak Pertama: Gol Vlahovic dan Perlawanan Granata
Laga sempat tertunda satu jam akibat kerusuhan suporter. Setelah kick-off, kedua tim bermain hati-hati. Torino sesekali merepotkan, tapi belum mampu menciptakan peluang emas.
Kebuntuan pecah di menit ke-24. Khephren Thuram memberikan umpan terukur yang disambut sempurna oleh Vlahovic. Striker Serbia itu melepaskan tembakan ke tiang dekat yang tak mampu dihalau kiper Torino. Skor 1-0 untuk Juventus.
Unggul satu gol membuat Juventus makin percaya diri. Mereka mulai lebih aktif menekan. Namun, hingga turun minum, keunggulan tipis tersebut tetap bertahan.
Babak Kedua: Brace Vlahovic dan Comeback Il Toro
Di babak kedua, Torino tampil lebih agresif. Namun, petaka datang di menit ke-54. Lewat skema serangan balik cepat, Conceicao mengirim umpan kepada Vlahovic yang langsung menghujamkan bola ke gawang tuan rumah. Juventus unggul 0-2.
Tertinggal dua gol tak membuat Torino patah arang. Hanya lima menit berselang, tepatnya di menit ke-59, Cesare Casadei memperkecil kedudukan lewat sundulan memanfaatkan sepak pojok Obrador. Skor berubah 1-2.
Semangat Torino semakin membara. Serangan demi serangan terus dilancarkan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil di sisa waktu yang ada. Che Adams menjadi pahlawan dengan mencetak gol penyeimbang, mengubah skor menjadi 2-2 yang bertahan hingga laga usai.
Dampak Hasil Derby della Mole
Hasil imbang ini menjadi pukulan telak bagi Juventus. Mereka harus puas bermain di Liga Europa musim depan, kompetisi level kedua Eropa. Sementara itu, bagi Torino, satu poin ini menjadi penutup musim yang manis di kandang sendiri.