MAMUJU TENGAH — Musibah tragis menimpa sebuah keluarga di Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah. Seorang balita laki-laki berusia satu tahun ditemukan meninggal dunia setelah hanyut terbawa arus sungai yang meluap akibat hujan deras pada Rabu (20/5/2026) siang.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Mamuju Tengah, Hamka, mengonfirmasi bahwa jasad korban berhasil ditemukan dalam waktu kurang dari satu jam sejak pencarian dimulai. “Setelah kurang lebih 1 jam pencarian, bayi tersebut ditemukan meninggal dunia,” ujarnya.
Kronologi: Bayi Merangkak ke Sungai Saat Ibu di Kamar Mandi
Saat kejadian sekitar pukul 12.00 WITA, ibu korban sedang berada di kamar mandi. Tanpa diketahui, sang bayi yang masih berusia setahun merangkak keluar rumah menuju sungai yang lokasinya cukup dekat dengan rumah mereka.
Kondisi sungai saat itu sedang berarus deras dan meluap karena hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Hamka menduga korban terjatuh saat berada di tepi sungai lalu terseret arus. “Mungkin (saat keluar rumah itu lalu korban) terjatuh akhirnya terseret arus yang cukup deras,” terangnya.
Pencianan Melibatkan Warga, Polisi, dan BPBD
Orang tua korban yang menyadari bayinya sudah tidak berada di dalam rumah langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar. Warga bersama tim kepolisian dan BPBD kemudian melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai.
Tak butuh waktu lama, jasad korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. “Warga sendiri yang melakukan pencarian dibantu tim kepolisian dan juga BPBD,” imbuh Hamka.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat yang tinggal di dekat aliran sungai, terutama saat musim hujan dengan debit air yang meningkat. Pengawasan ekstra terhadap balita di wilayah rawan menjadi mutlak diperlukan untuk mencegah tragedi serupa terulang.