Pencarian

Update Windows 11 Akhirnya Hadirkan Fitur Taskbar Pindah Posisi dan Start Menu Bisa Dikecilkan

Senin, 18 Mei 2026 • 19:29:33 WIB
Update Windows 11 Akhirnya Hadirkan Fitur Taskbar Pindah Posisi dan Start Menu Bisa Dikecilkan
Pengguna Windows 11 kini dapat memindahkan posisi taskbar ke atas, kiri, atau kanan layar.

SULAWESI BARAT — Pengguna Windows 11 yang selama ini mengeluhkan taskbar yang kaku dan Start Menu yang terlalu besar akhirnya bisa bernapas lega. Microsoft secara resmi mengumumkan bahwa fitur pemindahan posisi taskbar dan penyesuaian ukuran Start Menu kini memasuki tahap pengujian. Langkah ini menjawab kritik yang sudah berlangsung sejak sistem operasi ini dirilis pada 2021.

Taskbar Bisa Dipindah ke Atas, Kiri, atau Kanan Layar

Lewat blog berjudul "Making Taskbar and Start more personal", Microsoft menjelaskan bahwa perubahan taskbar sudah mulai digulirkan di kanal Experimental untuk pengguna Windows 11 preview builds. Opsi ini memungkinkan pengguna menempatkan taskbar di tepi atas, kiri, atau kanan desktop — fitur yang sudah ada di Windows 10 namun dihilangkan di versi penerusnya.

Bagi pengguna dengan monitor ultrawide atau para pengembang yang membutuhkan ruang vertikal lebih lega, opsi ini jelas kabar baik. Microsoft juga mengizinkan pengaturan alignment ikon (rata tengah atau rata kiri) untuk setiap posisi taskbar yang dipilih. Selain itu, pengguna kini bisa memilih mode taskbar kecil secara manual, bukan lagi otomatis seperti sebelumnya yang hanya aktif di layar kecil.

Start Menu Bisa Dikecilkan dan Panel Rekomendasi Bisa Dimatikan Sepenuhnya

Keluhan lain yang cukup keras adalah ukuran Start Menu yang kerap membentang terlalu lebar — mirip seperti Start Screen di Windows 8. Microsoft merespons dengan memberikan kontrol ukuran Start Menu, dengan opsi kecil dan besar. Pengguna juga bisa mematikan setiap seksi secara independen, baik itu Pinned, Recommended, maupun All (daftar aplikasi lengkap).

Satu perubahan yang patut diperhatikan adalah pemutusan hubungan antara panel Recommended di Start Menu dengan fitur jump list dan recent files di File Explorer. Sebelumnya, mematikan Recommended otomatis mematikan kedua fitur tersebut. Kini pengguna bisa tetap mengakses file terbaru di Explorer sementara panel rekomendasi di Start Menu tetap nonaktif. Hasil akhirnya: Start Menu bisa menjadi peluncur aplikasi minimalis yang hanya menampilkan aplikasi favorit yang disematkan.

Fitur yang Belum Jelas Nasibnya: Akun Lokal Saat Instalasi

Meski Microsoft mulai lebih mendengarkan masukan pengguna, ada satu permintaan yang belum dipenuhi: opsi instalasi Windows 11 tanpa akun Microsoft. Saat ini, pengguna dipaksa masuk atau membuat akun Microsoft saat setup, dan cara memutar untuk menggunakan akun lokal semakin dipersulit. Sejauh ini, hanya ada bocoran bahwa perubahan ini mungkin sedang dikerjakan, tetapi belum ada pengumuman resmi dari Microsoft.

Untuk pengguna yang lebih mementingkan privasi atau tidak ingin terikat ekosistem cloud Microsoft, fitur ini tentu sangat dinantikan. Namun, sampai ada pernyataan resmi, opsi akun lokal masih menjadi "fitur yang paling diinginkan" yang belum terealisasi.

Kapan Pembaruan Ini Tersedia untuk Semua Pengguna?

Saat ini, perubahan taskbar sudah bisa dicoba oleh pengguna yang mendaftar di kanal Experimental Windows Insider. Sementara untuk perubahan Start Menu, Microsoft menjanjikan akan tiba dalam "beberapa pekan ke depan" di kanal yang sama. Belum ada jadwal pasti kapan kedua fitur ini akan dirilis ke publik secara luas (stable channel), tetapi biasanya butuh waktu beberapa bulan setelah pengujian selesai.

Bagi pengguna yang tidak ingin menunggu, opsi untuk bergabung dengan program Windows Insider bisa dipertimbangkan, meskipun risiko bug dan ketidakstabilan sistem tetap ada.

Bagikan
Sumber: techradar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks