Pencarian

HP QWERTY BlackBerry-Style Kembali Tren di 2026, Ada 5 Pilihan dari Minimal Phone hingga Titan 2 Elite Pro

Selasa, 26 Mei 2026 • 22:15:02 WIB
HP QWERTY BlackBerry-Style Kembali Tren di 2026, Ada 5 Pilihan dari Minimal Phone hingga Titan 2 Elite Pro
Ponsel dengan keyboard fisik QWERTY kembali tren di 2026 dengan berbagai pilihan dari Minimal Phone hingga Titan 2 Elite Pro.

SULAWESI BARAT — Setelah hampir satu dekade absen, ponsel dengan keyboard QWERTY fisik ala BlackBerry kembali menjadi perbincangan di 2026. Bukan karena Research In Motion (RIM) merilis perangkat baru, melainkan karena sejumlah vendor pihak ketiga menghadirkan HP Android dengan keyboard built-in dan aksesori keyboard untuk ponsel modern. Data dari kampanye pendanaan menunjukkan respons pasar yang solid: lebih dari 9.000 pendukung mengumpulkan dana di atas USD 4 juta hanya untuk seri Titan 2 Elite di Kickstarter.

Lima Pilihan HP QWERTY Android Terbaru

Berikut opsi yang tersedia bagi pembeli yang menginginkan keyboard fisik di genggaman, berdasarkan data dari peluncuran resmi dan kampanye crowdfunding:

  • Minimal Phone (USD 449,99 / Rp 7,4 juta): Layar e-paper hitam-putih, Android 14, dukungan Google Play. Cocok untuk pengguna yang ingin mengurangi screen time.
  • Zinwa Q25 (sekitar USD 400 / Rp 6,6 juta): Konversi bodi BlackBerry Classic ke Android 13, dirilis oleh Zinwa Technologies.
  • Unihertz Titan 2 (USD 229 / Rp 3,8 juta saat Kickstarter): Layar 4,5 inci, Android 15, 5G. Pendanaan musim panas 2025, lebih dari 7.000 backer.
  • Unihertz Titan 2 Elite (USD 490 / Rp 8,1 juta) & Titan 2 Elite Pro (USD 580 / Rp 9,6 juta): Layar OLED 4,03 inci 120 Hz, 5G, eSIM, microSD. Pro model punya prosesor lebih tinggi dan storage 512 GB.
  • Clicks Communicator (USD 499 / Rp 8,2 juta): Layar OLED 4,03 inci, MediaTek Dimensity 8300, Android 16, garansi update 5 tahun. Mendukung Qi2 wireless charging dan jack audio 3,5 mm.

Aksesori Keyboard untuk iPhone dan Android

Bagi yang tidak ingin mengganti ponsel utama, Clicks Technology menawarkan aksesori case keyboard yang terhubung melalui port USB-C atau Lightning. Perangkat ini mengubah layar sentuh iPhone atau ponsel Android tertentu menjadi perangkat mirip BlackBerry tanpa mengorbankan aplikasi dan kamera flagship. Produk ini tersedia secara terpisah dan sudah dipasarkan sejak 2024, dengan kompatibilitas untuk seri iPhone 15 dan 16 serta beberapa ponsel Android tertentu.

Mengapa Keyboard Fisik Kembali Dilirik?

Fenomena ini tidak bisa direduksi sekadar nostalgia. Pengguna yang sering mengetik dokumen panjang atau email melaporkan bahwa keyboard fisik mengurangi risiko kesalahan ketik akibat bug keyboard virtual—seperti masalah keyboard di iOS yang dikeluhkan beberapa pengguna. Selain itu, bodi ponsel yang lebih tebal dengan keyboard memberikan pegangan lebih stabil saat mengetik dengan dua tangan. Bagi segmen tertentu, memiliki ponsel sekunder dengan keyboard fisik juga menjadi solusi untuk memisahkan komunikasi kerja dari hiburan di ponsel utama.

Fakta Singkat Pasar HP QWERTY 2025–2026

  • Unihertz Titan 2 Elite dan Elite Pro mengumpulkan total lebih dari USD 4 juta dari hampir 9.000 backer di Kickstarter.
  • Clicks Communicator menawarkan update software Android hingga lima tahun—jangka waktu yang jarang ditemui di ponsel QWERTY non-flagship.
  • Semua ponsel dalam daftar ini menjalankan Android, bukan iOS, karena kebijakan Apple yang tidak mengizinkan keyboard fisik pihak ketiga sebagai aksesori sistem.
  • Harga termurah di segmen ini adalah Unihertz Titan 2 seharga USD 229 saat kampanye, setara dengan ponsel entry-level 5G di Indonesia.

Siapa Target Pembeli Ponsel Keyboard Fisik?

Dengan rentang harga Rp 3,8 juta hingga Rp 9,6 juta, ponsel-ponsel ini jelas bukan untuk semua orang. Produk ini paling cocok untuk profesional yang mengetik dalam volume tinggi setiap hari—jurnalis, customer service, atau pengelola media sosial—serta pengguna yang bosan dengan desain slab kaca yang seragam. Bagi pembeli di Indonesia, perlu dicatat bahwa sebagian besar perangkat ini hanya tersedia melalui pre-order langsung dari situs vendor atau kampanye Kickstarter, tanpa distributor resmi di dalam negeri. Pajak impor dan ongkos kirim perlu diperhitungkan sebelum memutuskan membeli.

Bagikan
Sumber: bgr.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks