MAMASA — Material longsor berupa tanah dan bebatuan menutup seluruh badan jalan di Desa Saluassing, Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa, pada Senin (18/5). Kejadian ini memutus akses transportasi warga yang menghubungkan antar desa di wilayah tersebut.
Babinsa Pimpin Langsung Kerja Bakti
Praka Syafaruddin, Babinsa Koramil 1428-03/Mambi, memimpin langsung proses pembersihan material longsor. Dengan peralatan seadanya, ia bersama puluhan warga bergotong-royong menyingkirkan tanah dan bebatuan yang menutupi badan jalan.
“Dengan alat seadanya, kami bersama masyarakat bergotong-royong membersihkan material longsor berupa tanah dan bebatuan yang menutupi jalan,” kata Praka Syafaruddin.
Akses Jalan Kembali Dibuka
Kerja bakti dilakukan agar jalur transportasi warga kembali normal. Menurut Syafaruddin, penanganan cepat sangat penting agar mobilitas warga tidak lumpuh terlalu lama. Terutama distribusi kebutuhan pokok dan aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada jalan tersebut.
“Dengan kegiatan kerja bakti ini diharapkan arus lalu lintas yang melewati jalan dapat berjalan normal kembali baik kendaraan roda dua maupun roda empat sehingga aktivitas warga berjalan dengan baik,” ucapnya.
Waspada Longsor Susulan
Hujan deras dengan intensitas tinggi menjadi pemicu utama longsor di wilayah tersebut. Praka Syafaruddin mengingatkan masyarakat dan pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di titik rawan longsor.
“Akhir-akhir ini intensitas hujan cukup tinggi, sehingga warga harus ekstra hati-hati, waspada, bila sewaktu-waktu terjadi bencana longsor,” tandasnya.
Curah hujan di Kabupaten Mamasa hingga kini masih tergolong tinggi dan berpotensi memicu bencana susulan. Warga diimbau untuk selalu memantau kondisi cuaca dan menghindari melintas di jalur rawan saat hujan deras.