Pencarian

Ditlantas Polda Sulbar Edukasi Siswa SMKN 1 Rangas Mamuju Tertib Lalu Lintas

Rabu, 06 Mei 2026 • 17:28:08 WIB
Ditlantas Polda Sulbar Edukasi Siswa SMKN 1 Rangas Mamuju Tertib Lalu Lintas
Petugas Ditlantas Polda Sulbar memberikan edukasi keselamatan berkendara kepada siswa SMKN 1 Rangas, Mamuju.

MAMUJU — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat memprioritaskan edukasi keselamatan berkendara bagi pelajar di SMKN 1 Rangas, Kabupaten Mamuju, Rabu (6/5/26). Kegiatan ini secara khusus menyasar perilaku berisiko yang kerap dilakukan remaja, seperti berkendara meski belum cukup umur serta kelalaian menggunakan alat pelindung diri.

Tim Subdit Kamsel Ditlantas Polda Sulbar memberikan pemahaman bahwa kecelakaan sering kali bermula dari pelanggaran yang dianggap sepele. Polisi menekankan bahwa aturan lalu lintas bukan sekadar formalitas hukum, melainkan instrumen perlindungan nyawa bagi setiap pengguna jalan.

Fokus Tekan Pelanggaran Usia Dini dan Penggunaan Helm

Dalam pertemuan tersebut, petugas memaparkan data mengenai risiko fatalitas kecelakaan yang melibatkan pengendara di bawah umur. Pelajar diingatkan bahwa mengemudi tanpa kualifikasi usia dan tanpa helm standar merupakan sumber bahaya utama yang dapat memicu cedera permanen hingga kematian.

Selain aspek hukum, para siswa diajak untuk memahami tanggung jawab personal dalam menjaga ketertiban umum. Keamanan di jalan raya ditegaskan sebagai tanggung jawab kolektif, di mana setiap individu memiliki peran penting untuk saling menjaga keselamatan sesama pengguna jalan.

Pendekatan Humanis Melalui Pembagian Stiker dan Camilan

Guna memastikan pesan keselamatan meresap ke ingatan siswa, Ditlantas Polda Sulbar menggunakan metode pendekatan yang ramah dan akrab. Petugas membagikan selebaran berisi panduan keselamatan, stiker bertema tertib lalu lintas, hingga camilan ringan kepada para siswa dan tenaga pendidik yang hadir.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sulbar, Kompol Febrian Eko Putra, menyatakan bahwa sekolah merupakan titik awal yang paling efektif untuk membangun karakter pengendara yang beretika. Generasi muda diharapkan tidak hanya patuh di sekolah, tetapi juga menjadi agen penyebar kesadaran di lingkungan keluarga dan masyarakat luas.

"Membentuk pola pikir dan kebiasaan tertib sebaiknya dimulai sejak dini. Jika mereka paham risikonya dan sadar akan pentingnya aturan sejak masa sekolah, maka di masa mendatang kita akan memiliki masyarakat pengguna jalan yang lebih teratur, beretika, dan mengutamakan keselamatan bersama," tutur Kompol Febrian.

Inisiatif ini mendapat respons antusias dari pihak SMKN 1 Rangas yang berharap program serupa terus berlanjut secara rutin. Dengan pemahaman yang kuat sejak dini, angka fatalitas kecelakaan di wilayah Sulawesi Barat diharapkan dapat terus ditekan melalui perubahan perilaku pengendara muda.

Bagikan
Sumber: terassulbar.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks