Sharp Klaim Penjualan Air Purifier Naik Tiga Kali Lipat Imbas Abu Anak Krakatau

Penulis: Yasir  •  Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:49:01 WIB
Penjualan air purifier Sharp naik hampir tiga kali lipat menjadi sekitar 6.000 unit per bulan setelah erupsi Gunung Anak Krakatau.

SULAWESI BARAT — PT Sharp Electronics Indonesia mencatat penjualan air purifier melonjak menjadi hampir 6.000 unit per bulan dari biasanya sekitar 2.000 unit, setelah erupsi Gunung Anak Krakatau pada 5 September lalu. Kenaikan tiga kali lipat ini mendorong Sharp memanfaatkan momentum akhir tahun untuk mendongkrak posisi produk home appliance-nya di pasar Indonesia.

"Kita biasa menjual sekitar 2.000 unit per bulan, sekarang hampir 6.000 unit per bulan," kata Andry dalam peluncuran produk terbaru Sharp di Tangerang Selatan, Selasa (27/10/2026).

Meski naik tiga kali lipat, angka tersebut masih jauh di bawah puncak penjualan saat pandemi COVID-19. Sharp pernah mencatat penjualan hingga 30.000 unit per bulan pada periode tersebut.

Faktor Cuaca dan Alam Dorong Permintaan

Peningkatan penjualan air purifier tidak berdiri sendiri. Sharp juga mencatat permintaan pendingin udara yang tinggi sepanjang musim kemarau, sehingga dua kategori produk ini menjadi penyumbang pertumbuhan di segmen home appliance.

Andry menilai pasar peralatan elektronik rumah tangga Indonesia masih menarik. Kulkas, mesin cuci, dan pendingin udara tetap menjadi kategori yang paling dicari konsumen.

Sepanjang 2026, penjualan Sharp secara keseluruhan tumbuh dari sisi kuantitas di beberapa kategori, meski laju pertumbuhannya tergolong moderat. Sharp juga mencatat kenaikan harga sekitar 10-14% dibandingkan tahun lalu.

Momentum Akhir Tahun Jadi Titik Krusial

Menjelang penutupan 2026, Andry menyebut pasar home appliance Indonesia akan memasuki periode penting. Liburan Natal, Tahun Baru 2027, Tahun Baru China, lalu Ramadan dan Idul Fitri menjadi rangkaian momen yang akan dimanfaatkan Sharp untuk menggandakan angka penjualan.

Sharp juga menargetkan kenaikan posisi di beberapa kategori produk. Pada kategori rice cooker, Sharp saat ini berada di peringkat empat dan berupaya memperbaiki posisi tersebut.

"Caranya pakai apa? Caranya kita cari sama-sama, salah satunya dengan sertifikat halal," ujar Andry.

Strategi sertifikasi halal diterapkan pada rice cooker KS-B18MG dan KS-C18MH. Menurut Andry, pendekatan ini menjadi salah satu cara Sharp mendekati konsumen Indonesia yang sensitif terhadap aspek kehalalan produk.

Kontribusi Small Home Appliance Masih Kecil

Segmen small home appliance belum menjadi penopang utama penjualan Sharp. Kontribusinya saat ini berada di bawah 10%, tepatnya sekitar 5% dari total penjualan.

"Sekarang kontribusi small home appliance ini masih kurang dari 10%, 5% lah dari total sales kita. Dan insya allah, kalau ini bisa dobel otomatis kontribusinya dari 5% menjadi 10% dari total sales," pungkasnya.

Bagi konsumen, kenaikan harga 10-14% tahun ini perlu diperhitungkan saat berbelanja peralatan rumah tangga di kuartal keempat. Sementara bagi pelaku ritel elektronik, kombinasi faktor cuaca dan kualitas udara menjadi variabel yang makin menentukan pola permintaan air purifier di Indonesia.

Reporter: Yasir
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top