SULAWESI BARAT — Aktris senior Yurike Prastika mengungkap alasan merahasiakan kanker payudara stadium empat dari keluarga besar dan sahabat dekat. Perempuan 58 tahun itu menjalani kemoterapi seorang diri di rumah sakit tanpa didampingi siapapun. Ia baru bersedia bicara setelah proses pengobatannya berjalan.
Aktris senior Yurike Prastika memilih menanggung kanker payudara stadium empat tanpa melibatkan banyak orang. Keputusan itu diambilnya sadar, bukan karena tak ada yang peduli, melainkan karena ia enggan merepotkan keluarga dan sahabat yang punya kesibukan masing-masing.
Yurike mengaku selama menjalani perawatan, ruangannya di rumah sakit nyaris tak pernah kedatangan pembesuk. Perawat yang bertugas sempat merasa heran dengan kondisi tersebut.
Perempuan berusia 58 tahun itu punya pertimbangan jelas sebelum memutuskan menutup rapat kondisi kesehatannya. Ia tidak ingin kehadirannya menjadi beban bagi orang-orang terdekat.
"Aku sakit gak mau ngerepotin orang. Orang kan punya pekerjaan, punya keluarga. Jadi ya udahlah," kata Yurike Prastika saat ditemui di Studio Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Sabtu (19/9/2026).
Sikap tertutup itu juga ia terapkan kepada keluarga besarnya. Yurike menegaskan dirinya pantang terlihat lemah dan menolak diperlakukan dengan belas kasihan.
"Aku gak mau kesannya tuh nanti kayak mau dikasihani, terus kayak minta tolong gitu, gak. Nanti kalau udah sembuh baru bilang, aku udah sembuh, aku udah sehat," ungkapnya.
Keputusan menyembunyikan penyakit membuat Yurike menjalani seluruh rangkaian tindakan medis sendirian. Duduk berjam-jam dengan selang infus di ruang perawatan menjadi rutinitas yang harus dilaluinya.
Meski berat, kondisi itu justru memberinya ruang untuk menenangkan diri. Ia menyebut waktu sendirian membantunya berdamai dengan rasa sakit dan memahami apa yang sedang terjadi pada tubuhnya.
"Mungkin dengan sendiri kita tuh bisa introspeksi diri, kita bisa ngobrol sama diri sendiri, kita bisa tahu oh ini tuh begini ya, oh ini tuh begini ya," tuturnya.
Menutup diri soal penyakit juga menghindarkan Yurike dari berbagai saran pengobatan yang membingungkan. Ia ingin konsentrasinya tidak terpecah saat menjalani perawatan.
Tekad untuk fokus pada arahan dokter spesialis menjadi prioritas utamanya demi menjemput kesembuhan secara total. Ia ingin berjuang sampai batas kemampuannya sendiri sebelum membuka diri kepada orang lain.
"Makanya kenapa selama aku sakit aku tuh gak ngomong sama orang karena aku pengin biarin aku berjuang sendiri sampai mana sih. Aku pengin hidup, aku pengin nyelesaiin ini semua," pungkasnya.
Pengakuan Yurike menambah daftar panjang selebriti Indonesia yang memilih menutup rapat persoalan kesehatan pribadi. Pilihannya menegaskan bahwa tidak semua perjuangan perlu disaksikan orang banyak untuk bisa berarti.