SULAWESI BARAT — AiMOGA Robotics, anak perusahaan Chery, memamerkan jajaran robot humanoid dan quadruped di ajang IFA 2026 Berlin, Jerman. Debut internasional ini menandai langkah ekspansi perusahaan ke pasar Eropa setelah mengklaim telah mengirim lebih dari 3.000 unit robot ke 60 negara. Robot Keamanan Cerdas mereka bahkan sudah dipakai di lebih dari 30 kota di Tiongkok.
Kemunculan AiMOGA di Berlin bukan sekadar pameran produk. Perusahaan menyatakan Robot Keamanan Cerdas telah beroperasi di lebih dari 30 kota di Tiongkok untuk tugas layanan keamanan dan pengaturan ketertiban.
Robot Keamanan Cerdas menjadi bukti penerapan komersial AiMOGA di lapangan. Perangkat ini mendukung berbagai tugas nyata, mulai dari layanan keamanan hingga pengaturan ketertiban di ruang publik.
Pengalaman operasional di kota-kota Tiongkok itu menjadi modal AiMOGA sebelum menawarkan produk serupa ke pasar Eropa. Perusahaan menyebut skenario penggunaan nyata sebagai dasar pengembangan produk, bukan sekadar demonstrasi teknologi.
Lini kedua yang dipamerkan, Robotic Nurse, menyasar sektor layanan kesehatan. Fungsinya mencakup pengarahan dan konsultasi pasien, bantuan informasi, serta layanan di lingkungan rumah sakit.
Penerapan robot di rumah sakit dinilai relevan dengan kebutuhan tenaga kesehatan yang terbatas. AiMOGA memposisikan Robotic Nurse sebagai pendukung tugas rutin, bukan pengganti peran perawat manusia.
Robot humanoid Mornine ikut dalam program resmi IFA bertajuk "Robots on the Runway". Dalam sesi tersebut, Mornine berinteraksi dengan pengunjung melalui perkenalan diri dan presentasi di atas panggung.
Robot quadruped Argos melengkapi jajaran produk yang dipamerkan di stan AiMOGA. Kehadiran keduanya memberi gambaran luasnya portofolio robotika perusahaan, dari humanoid hingga platform berkaki empat.
Presiden Chery International sekaligus Presiden AiMOGA Robotics, Zhang Guibing, menyebut IFA 2026 sebagai titik awal ekspansi perusahaan ke pasar Eropa. Ia menegaskan pengembangan robot AiMOGA selalu berangkat dari kebutuhan nyata di lapangan.
"Dengan menjadikan IFA 2026 sebagai titik awal baru membangun koneksi, AiMOGA akan terus memperluas kehadirannya di Eropa serta mengeksplorasi lebih banyak penerapan robot bersama pelanggan dan mitra industri setempat. Kami berpegang pada prinsip bahwa skenario nyata menentukan arah produk, sedangkan produk yang telah diterapkan mendorong kemajuan teknologi secara berkelanjutan," kata Zhang Guibing dalam keterangannya dikutip Selasa (15/9/2026).
Kehadiran AiMOGA di Eropa mendapat respons dari kalangan bisnis. Beberapa pembicaraan awal soal skenario penggunaan dan potensi kerja sama sudah mulai dijajaki.
Perusahaan mengklaim telah mengirim lebih dari 3.000 unit robot ke lebih dari 60 negara. Lebih dari 100 skenario penggunaan di dunia nyata tercatat, mencakup kota-kota di Tiongkok, Asia Tenggara, Timur Tengah, hingga kini menyentuh panggung teknologi Eropa.