SULAWESI BARAT — Nyeri punggung bawah akibat aktivitas fisik berlebih jadi masalah umum, terutama bagi orang tua yang aktif bermain dengan anak. Seorang editor Tom's Guide membagikan pengalamannya setelah mengalami cedera punggung saat bermain di pantai bersama anaknya yang berusia 7 tahun pada akhir Agustus. Setelah beberapa hari mencoba peregangan tanpa hasil memuaskan, ia menemukan solusi dari perangkat yang sempat terlupakan di rumah: Theragun Prime Plus.
Theragun Prime Plus merupakan massage gun kelas menengah dari Therabody. Perangkat ini dilengkapi head percussive berpemanas yang memungkinkan pengguna memanaskan otot sekaligus memijatnya dalam satu gerakan.
Saat pertama kali digunakan pada setting terendah, otot punggung yang tegang mulai terasa melonggar. Penulis kemudian beralih ke head berpemanas, yang menurutnya memberikan sensasi seperti kombinasi pijat dan heating pad.
Karena area nyeri berada di punggung bawah, penulis meminta bantuan pasangannya untuk mengarahkan massage gun sambil berbaring tengkurap. Setelah beberapa sesi dalam satu hingga dua hari, rasa sakit di punggungnya hilang sepenuhnya.
Theragun menyediakan beberapa pilihan sesuai kebutuhan dan anggaran. Berikut varian yang disebutkan:
Massage gun sering dianggap barang mewah yang tidak esensial. Namun, pengalaman ini menunjukkan bahwa perangkat tersebut bisa jadi pertolongan pertama yang efektif saat nyeri otot menyerang, terutama jika akses ke terapis pijat terbatas.
Penulis tetap mengingatkan pentingnya latihan penguatan otot inti dan peregangan rutin untuk mencegah cedera punggung berulang. Massage gun berfungsi sebagai alat bantu pemulihan, bukan pengganti olahraga atau penanganan medis profesional.
Bagi pengguna di Indonesia yang sering beraktivitas fisik intens atau mengalami nyeri otot berulang, Theragun Prime Plus bisa jadi pertimbangan. Harga varian Prime yang lebih terjangkau menjadikannya pilihan masuk akal untuk mencoba teknologi massage gun tanpa langsung merogoh kocek di varian tertinggi.