Posyandu Cicayur Pantau 60 Balita, Angka Stunting Menurun

Penulis: Sutomo  •  Jumat, 11 September 2026 | 11:48:31 WIB
Kader Posyandu Cicayur menimbang berat badan balita dalam kegiatan pemantauan pertumbuhan bulanan.

SULAWESI BARAT — Kegiatan terbaru Posyandu Cicayur dibagi dalam dua sesi dan diikuti sekitar 60 anak. Kader menimbang berat badan sekaligus mengukur tinggi badan setiap balita, lalu mencatat hasilnya sebagai bagian dari pemantauan pertumbuhan berkala.

Pemantauan rutin seperti ini jadi cara paling sederhana untuk mendeteksi dini gangguan pertumbuhan maupun masalah gizi pada anak. Orang tua turut mendampingi anak selama proses pemeriksaan berlangsung.

Apa Saja yang Diperiksa Kader Posyandu

Setiap bulan, kader Posyandu Cicayur menjalankan dua pemeriksaan dasar: penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan. Hasilnya dicatat rapi sebagai bahan evaluasi perkembangan anak dari waktu ke waktu.

Catatan ini penting. Dari data bulanan, kader dan orang tua bisa melihat apakah berat dan tinggi anak naik sesuai usia, atau justru melambat. Kalau ada indikasi gangguan pertumbuhan, penanganan bisa dilakukan lebih cepat sebelum masalah membesar.

Angka Stunting di Kampung Cicayur Menurun

Salah seorang kader Posyandu, Sri, menyebut pemeriksaan balita dilakukan rutin setiap bulan. Menurutnya, pemantauan berkelanjutan membantu melihat perkembangan kondisi anak secara lebih jelas.

"Angka stunting dalam beberapa bulan ini turun," ujar Sri saat ditemui dalam kegiatan Posyandu di Kampung Cicayur.

Penurunan ini tidak lepas dari keterlibatan orang tua yang mendampingi anak selama pemeriksaan. Kader juga memperhatikan hasil pengukuran tiap balita sebagai bahan evaluasi, bukan sekadar catatan administratif.

Kenapa Pemantauan Bulanan Penting untuk Ibu

Stunting sering tidak terlihat jelas di mata awam. Anak bisa tampak aktif dan ceria, tapi tinggi badannya tidak bertambah sesuai standar usianya. Karena itu, pengukuran rutin di Posyandu jadi alat deteksi yang paling mudah diakses ibu di kampung.

Dengan datang tiap bulan, ibu mendapat gambaran konkret: apakah berat dan tinggi anak naik, stagnan, atau perlu perhatian lebih. Kader Posyandu juga bisa merujuk ke fasilitas kesehatan jika ditemukan tanda yang mengkhawatirkan.

Kapan Ibu Perlu Lebih Waspada

Ada beberapa kondisi yang sebaiknya tidak ditunggu sampai jadwal Posyandu berikutnya. Misalnya, berat badan anak tidak naik dua bulan berturut-turut, tinggi badan jauh di bawah anak seusia, atau anak sering lemas dan tidak nafsu makan.

Jika muncul tanda seperti itu, segera konsultasikan ke puskesmas atau dokter anak terdekat. Posyandu adalah pintu pertama, bukan satu-satunya tempat memeriksa tumbuh kembang anak.

Yang dilakukan Posyandu Cicayur menunjukkan satu hal: pemantauan yang konsisten, antara kader dan orang tua, membuat pertumbuhan anak bisa terus diawasi sejak dini. Datang rutin tiap bulan adalah langkah kecil yang berdampak panjang.

Reporter: Sutomo
Sumber: tangselpos.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top