MAMUJU — Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat memastikan Rancangan APBD 2027 tidak hanya patuh secara administratif, tetapi juga berdampak nyata bagi warga. Ekspose hasil review digelar bersama TAPD dan dihadiri Kepala BPKAD, Kepala Bapperida, Kepala Bapenda, serta Kepala Biro Hukum Pemprov Sulbar.
Ekspose dipimpin langsung Inspektur Daerah Sulbar M. Natsir bersama jajaran tim review. Fokus pemeriksaan meliputi kepatuhan terhadap ketentuan, kewajaran penganggaran, efektivitas dan efisiensi belanja, serta konsistensi antara dokumen perencanaan dan anggaran.
M. Natsir menegaskan review bukan sekadar memeriksa kesesuaian dokumen. Menurutnya, APBD harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung prioritas pembangunan daerah.
"Review RAPBD bukan hanya melihat kesesuaian secara administratif, tetapi bagaimana anggaran yang dirancang benar-benar memberikan manfaat dan mendukung pencapaian sasaran pembangunan daerah. Catatan dan rekomendasi hasil review kami harapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan bagi TAPD dan perangkat daerah," ujar Natsir.
Ia menambahkan, aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) berperan mengidentifikasi potensi masalah penganggaran sejak dini. Dengan begitu, persoalan bisa diperbaiki sebelum rancangan disahkan.
Tim review Inspektorat menyampaikan sejumlah catatan dan rekomendasi yang perlu menjadi perhatian dalam penyempurnaan rancangan anggaran. Salah satu poin yang ditekankan adalah ketercapaian target pembangunan daerah.
Kegiatan ini sejalan dengan misi kelima Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, yakni memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.
Hasil ekspose selanjutnya menjadi bahan koordinasi dan tindak lanjut bersama TAPD serta perangkat daerah terkait. Inspektorat akan mendorong agar seluruh catatan dan rekomendasi ditindaklanjuti secara optimal.
Proses penyempurnaan RAPBD 2027 diharapkan berjalan transparan dan partisipatif. Kualitas APBD tidak hanya diukur dari tersusunnya dokumen sesuai regulasi, tetapi juga dari sejauh mana anggaran tersebut mampu menjawab kebutuhan warga Sulbar.