Suhardi Duka Serahkan Bantuan Ternak ke Majene, Pastikan Tambahan Anggaran Rp200 Miliar untuk Gaji PPPK dan TPP

Penulis: Saiful  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:45:01 WIB
Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka menyerahkan bantuan ternak kambing dan ayam petelur kepada kelompok tani dan ternak di Kabupaten Majene.

MAJENE — Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka menyerahkan bantuan ternak berupa kambing dan ayam petelur kepada kelompok tani dan ternak di Kabupaten Majene, Selasa (25/8/2026). Bantuan ini menjadi bagian dari strategi Pemprov Sulbar memperkuat sektor peternakan sekaligus membuka sumber pendapatan baru bagi masyarakat.

Suhardi Duka mengakui pemerintah memiliki banyak pekerjaan rumah. Mulai dari infrastruktur jalan, perbaikan sekolah, hingga layanan kesehatan. Namun, kondisi fiskal saat ini memaksa pemerintah menentukan skala prioritas dalam mengalokasikan anggaran.

Tambahan Anggaran Rp200 Miliar untuk Majene

Suhardi Duka menyebut Kabupaten Majene menerima tambahan anggaran sekitar Rp200 miliar dari provinsi. Dana tersebut dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan belanja daerah, termasuk pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

"Dengan demikian, persoalan pegawai di Kabupaten Majene selesai. Bahkan seluruh Provinsi Sulbar selesai persoalan pegawai. Kami juga sudah tambahkan untuk PPPK 4 bulan dan sedikit juga yang lainnya," ujarnya di hadapan para penerima bantuan.

Ia memastikan pelayanan kesehatan di seluruh Sulbar tidak boleh terhambat akibat keterbatasan anggaran. Pemprov bersama enam pemerintah kabupaten berkomitmen saling menopang anggaran.

"Alokasi anggaran, kalau tidak cukup sebagian dibantu oleh provinsi. Jadi kita saling menopang. Ada kabupaten yang kurang mampu, kita topang. Itulah kehadiran provinsi," ungkap Suhardi Duka.

Bibit Kambing Lebih Berkualitas, Target 30 Kelompok Tahun Depan

Gubernur mengakui jumlah bantuan kambing tahun ini menurun akibat keterbatasan anggaran. Namun, ia menegaskan kualitas bibit yang disalurkan kali ini jauh lebih baik dibanding periode sebelumnya.

Suhardi Duka menyinggung pengalamannya saat masih menjadi anggota DPR RI yang pernah menyalurkan bantuan kambing di wilayah Mandar. Saat itu, kualitas kambing yang diterima masyarakat belum sesuai harapan.

"Tapi sekarang ini saya gubernur, saya yang pilih bibitnya. Jadi kambing-kambingnya agak bagus," bebernya.

Ia menilai masyarakat di Mandar, khususnya Polewali Mandar dan Majene, memiliki kemampuan beternak kambing yang mumpuni. Karena itu, pemberian bibit berkualitas diharapkan menghasilkan dampak nyata. Pemprov menargetkan jumlah kelompok penerima bantuan kambing di Majene ditambah menjadi 30 kelompok pada tahun depan.

"Tahun depan, kasih 30 untuk kabupaten Majene. Kita tambah 30, jadi 30 kelompok untuk kabupaten Majene tahun depan. Semoga rezeki ada," tegasnya.

Ayam Petelur Disiapkan untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Selain kambing, bantuan ayam petelur dan ayam pedaging juga menjadi perhatian Pemprov Sulbar. Suhardi Duka mengatakan hasil peternakan masyarakat berpeluang masuk ke rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo.

"Ayam petelur, ayam pedaging, itu semua bisa masuk di MBG. Kita topang MBG sehingga anak-anak kita bisa makan di sekolah," katanya.

Ia meminta masyarakat yang belum menerima bantuan tahun ini tidak berkecil hati. Pembagian bantuan dilakukan sesuai kemampuan anggaran yang tersedia.

"Jadi yang tidak dapat tahun ini, tidak usah kecewa, apalagi marah-marah, tidak usah. Karena memang membagi yang tidak cukup itu susah," pungkas Suhardi Duka.

Reporter: Saiful
Sumber: titiksulbar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top