Pemkab Polman Ajukan Bantuan Pompa Air ke Menteri Pertanian, BRMP Sulbar Lakukan Verifikasi ke Lahan Terdampak Kekeringan

Penulis: Sutomo  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:03:01 WIB
Tim BRMP Sulawesi Barat melakukan verifikasi lahan pertanian terdampak kekeringan di Polewali Mandar sebagai tindak lanjut permohonan bantuan pompa air.

POLMAN — Langkah cepat diambil Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, untuk menyelamatkan produksi pertanian di tengah ancaman musim kemarau. Permohonan bantuan pompa air secara resmi diajukan kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pada Senin (24/8/2026), sebagai upaya menjaga ketersediaan air di lahan pertanian dan perkebunan warga.

Respons positif langsung datang dari Kementerian Pertanian. Direktur Wilayah BRMP Sulawesi Barat ditugaskan untuk turun ke lapangan, memverifikasi kondisi riil, dan mengidentifikasi kebutuhan petani di wilayah yang mulai kekeringan. Hasil verifikasi ini nantinya menjadi dasar penyaluran bantuan.

Verifikasi Lapangan untuk Petakan Kebutuhan Petani

Kunjungan tim Kementerian Pertanian difokuskan untuk memastikan data akurat di lapangan. Pendataan ini penting agar bantuan pompa air tepat sasaran, terutama bagi lahan yang paling membutuhkan pasokan air tambahan.

Bupati Samsul Mahmud menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah petani adalah harga mati, terutama saat menghadapi ancaman gagal panen akibat kemarau.

“Pemerintah harus hadir, mendengar kebutuhan masyarakat, dan mengambil langkah nyata dalam menghadapi dampak kekeringan,” ujar Samsul Mahmud.

Menjaga Produksi dan Ketahanan Pangan Daerah

Ketersediaan air menjadi faktor krusial dalam menjaga keberlangsungan produksi pertanian di Polman. Dengan adanya bantuan pompa air, para petani diharapkan tetap mampu berproduksi meski curah hujan minim, sehingga produktivitas sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah tetap terjaga.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Samsul Mahmud didampingi Ketua DPRD Polewali Mandar Fachry Fadly, Kepala Dinas Pertanian, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Polman.

Koordinasi Lanjutan untuk Percepatan Penyaluran

Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar berkomitmen terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan instansi terkait. Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan petani di wilayah terdampak dapat segera ditangani setelah proses verifikasi selesai.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para petani dan masyarakat, serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam menghadapi musim kemarau dan menjaga ketahanan pangan di Polewali Mandar,” harapnya.

Reporter: Sutomo
Sumber: sulbarta.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top