Bugatti Tourbillon Resmi Gantikan Chiron, Harga Rp 66 Miliar untuk 250 Unit di Dunia

Penulis: Sutomo  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 23:59:31 WIB
Bugatti Tourbillon resmi diperkenalkan sebagai penerus Chiron dengan harga mulai 3,8 juta euro atau sekitar Rp 66 miliar per unit.

SULAWESI BARAT — Bugatti resmi memperkenalkan Tourbillon sebagai model hypercar terbarunya yang menggantikan Chiron. Nama yang diambil dari mekanisme jam tangan mewah Swiss ini mengusung konsep plug-in hybrid (PHEV), memadukan mesin pembakaran internal berperforma tinggi dengan tiga motor listrik.

Dari sisi harga, setiap unit dibanderol mulai 3,8 juta Euro. Dengan kurs sekitar Rp 17.400 per euro, nilai tersebut setara Rp 66 miliar hingga Rp 68 miliar tergantung opsi kustomisasi yang dipilih konsumen.

Mesin V16 Cosworth dan Tenaga Total 1.800 PS

Jantung pacu Tourbillon adalah mesin naturally aspirated V16 berkapasitas 8,3 liter yang dipasok Cosworth. Mesin ini mampu berputar hingga 9.000 rpm dan menghasilkan tenaga 1.000 tenaga kuda, bekerja sama dengan tiga motor listrik—dua di poros depan dan satu di poros belakang.

Sistem elektrifikasi ini ditopang baterai 24,8 kWh yang memungkinkan mobil melaju tanpa emisi hingga 60 kilometer. Kombinasi mesin konvensional dan motor listrik menghasilkan tenaga total 1.800 PS atau sekitar 1.775 hp, disalurkan lewat transmisi kopling ganda 8-percepatan.

Akselerasi 0-100 km/jam dalam 2 Detik

Performa menjadi andalan utama Tourbillon. Hypercar ini mampu melesat dari 0 ke 100 km/jam hanya dalam 2,0 detik, menembus 200 km/jam dalam kurang dari 5 detik, dan mencapai 400 km/jam di bawah 25 detik.

Kecepatan maksimal dibatasi secara elektronik pada 380 km/jam di mode standar. Angka itu bisa naik ke 445 km/jam ketika pengemudi mengaktifkan fitur khusus Speed Key.

Interior Analog Tanpa Layar, Sasis Serat Karbon

Bagian menarik dari Tourbillon ada di kabinnya. Panel instrumen kemudi menggunakan konsep analog mekanis tanpa layar digital, dikembangkan bersama pembuat jam tangan Swiss. Klaster instrumen terdiri dari lebih dari 600 komponen kecil berbahan titanium, safir, dan batu rubi.

Panel dipasang dengan sistem fixed hub, sehingga lingkar kemudi berputar mengelilingi panel dan penunjuk kecepatan tetap terlihat jelas. Sasisnya memakai serat karbon T800 generasi baru, sementara komponen suspensi menggunakan teknologi cetak 3D berbahan aluminium untuk menjaga bobot tetap ringan.

Dengan produksi terbatas 250 unit, Tourbillon diposisikan sebagai barang koleksi bagi pasar hypercar global. Konsumen di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dapat memesan melalui jaringan dealer resmi Bugatti di Singapura atau Malaysia.

Reporter: Sutomo
Sumber: ototekno.harianjogja.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top