SULAWESI BARAT — Peringatan berlaku hingga pukul 15:30 waktu setempat, dengan proyeksi curah hujan kumulatif berkisar 20-50 milimeter dan dapat melebihi 80 milimeter di beberapa titik. Badan meteorologi setempat menetapkan tingkat risiko bencana alam pada level 1, yang mengindikasikan potensi dampak serius terhadap lingkungan dan keselamatan jiwa.
Di Provinsi Lao Cai, sembilan kecamatan masuk zona rawan, termasuk Bao Ai, Cam Nhan, Lam Thuong, Luc Yen, Muong Lai, Phuc Loi, Tan Linh, Yen Binh, dan Yen Thanh. Sementara itu, Provinsi Tuyen Quang mencatatkan 32 komune dan kelurahan yang berisiko, meliputi Son Duong, Ham Yen, Yen Son, serta sejumlah wilayah di sekitar aliran sungai.
Provinsi Thai Nguyen menjadi daerah dengan titik rawan terbanyak, mencakup 42 komune dan kelurahan seperti Dai Tu, Dinh Hoa, Dong Hy, Pho Yen, Song Cong, dan Phu Luong. Data Stasiun Meteorologi mencatat hujan deras di Diem Mac mencapai 87,5 milimeter antara pukul 07:00 hingga 09:00 pagi, disusul Trung Ha (Tuyen Quang) 48 milimeter dan Vinh Lac (Lao Cai) 31 milimeter.
Banjir bandang diprediksi terjadi di sungai-sungai kecil dan aliran air, sementara tanah longsor berpotensi melanda lereng-lereng curam. Dampak lanjutan mencakup kemacetan lalu lintas lokal, kerusakan infrastruktur publik, serta gangguan pada aktivitas produksi dan sosial-ekonomi masyarakat.
Badan meteorologi merekomendasikan pemerintah daerah untuk meninjau ulang titik-titik rawan dan lokasi rentan sebagai langkah pencegahan. Model kelembaban tanah menunjukkan sejumlah area telah mendekati atau mencapai titik jenuh, memperbesar kemungkinan terjadinya pergerakan tanah.
Secara terpisah, citra satelit dan radar cuaca mendeteksi awan konvektif aktif di wilayah Sóc S?n, tepatnya di kelurahan Trung Giã dan ?a Phúc. Sistem awan ini bergerak ke arah selatan dan tenggara, berpotensi membawa hujan deras serta badai petir ke sejumlah kelurahan di Hanoi antara pukul 10:00 hingga 12:00 siang.
Wilayah yang diperkirakan terdampak meliputi N?i Bài, Kim Anh, dan Th? Lâm, sebelum badai meluas ke area lain di ibu kota. Badan meteorologi memperingatkan potensi tornado, sambaran petir, dan angin kencang selama badai berlangsung, dengan tingkat risiko bencana alam juga ditetapkan pada level 1.
Masyarakat di wilayah terdampak diminta memantau informasi resmi dari pusat meteorologi dan bersiap menghadapi kemungkinan evakuasi jika intensitas hujan meningkat. Pemerintah daerah diminta menyiapkan peralatan tanggap darurat serta memastikan jalur evakuasi bebas dari hambatan.