MAMUJU — Tiga kabupaten di Sulawesi Barat keluar sebagai pemenang Jamsostek Award 2026 setelah melalui tahapan wawancara akhir. Mamuju Tengah meraih juara pertama, disusul Polewali Mandar sebagai juara kedua, dan Pasangkayu di posisi ketiga untuk kategori pemerintah daerah.
Sementara itu, untuk kategori perusahaan besar, dua perusahaan yang masuk penilaian akhir adalah PT Manakarra Unggul Lestari dan PT Unggul Widya Teknologi Lestari. Wawancara ini menjadi tahapan terakhir sebelum pemenang ditetapkan secara resmi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sulbar Junda Maulana mengatakan, tim penilai menggali tiga aspek utama dalam wawancara. Pertama, jumlah kepesertaan. Kedua, komitmen terhadap pekerja. Ketiga, upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
“Karena apa pun juga itu pekerja harus dijamin sekaitan dengan keselamatan kerja mereka,” ujar Junda Maulana, Senin lalu di Mamuju.
Peserta yang mengikuti wawancara merupakan kandidat yang telah lolos seleksi administrasi sebelumnya. Proses ini dinilai penting untuk memastikan komitmen masing-masing daerah dan perusahaan terhadap perlindungan pekerja.
Pemprov Sulbar menargetkan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan mencapai 99 persen pada 2030. Angka ini sesuai komitmen pemerintah daerah yang disampaikan dalam forum tersebut.
“Kita mengharapkan lebih meningkat UHC, agar semua buruh, karyawan atau pegawai itu terakomodir dalam kepesertaan, itu sebagai jaminan mereka dalam bekerja,” kata Sekda Junda Maulana.
Ia menambahkan, komitmen serupa juga disampaikan oleh beberapa kepala daerah yang hadir dalam acara tersebut. Target 99 persen dinilai realistis jika seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama.
Sekda menyampaikan, Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) berpesan agar kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Sulawesi Barat terus meningkat. Tujuannya agar seluruh pekerja memperoleh perlindungan jaminan sosial yang layak.
“Kita harapkan itu terwujud,” tutup Junda Maulana.