SULAWESI BARAT — Moladin merilis daftar tujuh mobil Korea bekas termurah yang masih layak dibeli pada 2026. Pilihan termurah jatuh pada Kia Pride yang dibanderol mulai Rp25 juta, sementara Hyundai Accent menjadi opsi sedan populer dengan banderol mulai Rp30 juta.
Kia Pride menjadi mobil Korea bekas termurah dengan harga Rp25 juta hingga Rp60 jutaan. Mesinnya sederhana dan biaya kepemilikan rendah, cocok untuk pengemudi pemula yang baru mencari kendaraan pertama.
Meski usianya sudah tidak muda, ketersediaan komponen aftermarket masih terbilang mudah. Ini menjadi keunggulan utama dibanding mobil Eropa bekas di rentang harga serupa.
Hyundai Accent dibanderol Rp30 juta–Rp80 jutaan. Mesinnya dikenal awet asal rutin dirawat, irit bahan bakar, dan kabin cukup nyaman untuk perjalanan antar kota. Moladin mencatat spare part mobil ini masih relatif mudah ditemukan di bengkel umum.
Hyundai Avega hadir di kisaran Rp70 juta–Rp130 jutaan. Suspensinya empuk dan kabin lega, cocok untuk keluarga kecil atau mobil operasional harian. Konsumsi BBM juga masih efisien untuk ukuran sedan lawas.
Kia Picanto dibanderol Rp60 juta–Rp180 jutaan. Dimensi ringkas dan radius putar kecil membuatnya lincah di perkotaan. Pilihan mesin 1.0L dan 1.2L sama-sama irit, dan biaya servis tergolong terjangkau.
Hyundai i10 mulai Rp65 jutaan. Meski bodi mungil, kabin terasa lega. Beberapa varian sudah dibekali dual airbag dan ABS, menjadikannya salah satu city car Korea dengan fitur keselamatan terbaik di kelas harga tersebut.
Kia Rio dibanderol Rp80 juta–Rp180 jutaan. Desainnya masih terlihat kekinian, kabin lega, dan fitur lebih lengkap ketimbang kompetitor Jepang sekelas. Mesin irit dan nyaman untuk harian.
Hyundai Getz di kisaran Rp55 juta–Rp110 jutaan menjadi incaran karena mesin tangguh dan handling stabil. Kabin cukup lega untuk keluarga kecil, menjadikannya pilihan serbaguna di segmen hatchback bekas.
Moladin mengingatkan agar calon pembeli tidak hanya tergiur harga miring. Gunakan jasa inspeksi profesional seperti MoInspeksi untuk memeriksa mesin, kaki-kaki, bodi, dan riwayat kendaraan.
Lakukan test drive untuk mendengar suara aneh dari kaki-kaki saat melewati jalan bergelombang. Pastikan kelengkapan dokumen seperti STNK, BPKB, dan pajak tidak menunggak. Cek juga buku servis untuk memastikan perawatan rutin dilakukan.