MAMUJU — Kepala Bidang Kekayaan Intelektual (Kabid KI) Kanwil Kemenkum Sulbar, yang mewakili Kepala Kantor Wilayah Saefur Rochim, bertindak sebagai inspektur upacara. Ia membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji.
Dalam sambutan yang dibacakan, Menteri Wihaji menekankan bahwa peringatan Harganas bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menyebut di tengah tantangan era VUCA—yang penuh perubahan, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas—keluarga memiliki peran strategis membentuk generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan tangguh secara mental.
Menteri mengajak masyarakat memperkuat tiga pilar utama pembangunan keluarga. Pertama, peningkatan kesehatan melalui pencegahan stunting dan pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Kedua, pendidikan karakter di lingkungan keluarga. Ketiga, penguatan ketahanan mental agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang tangguh.
Perhatian khusus juga diberikan pada pentingnya peran ayah dalam pengasuhan anak. “Kehadiran fisik maupun emosional seorang ayah dinilai sangat menentukan pembentukan karakter dan kestabilan psikologis anak, sekaligus menjadi benteng utama dalam mencegah berbagai persoalan sosial seperti perundungan, penyalahgunaan narkoba, hingga kenakalan remaja,” demikian bunyi sambutan tersebut.
Mewakili Kakanwil, Kabid KI mengajak seluruh pegawai menjadikan nilai-nilai Harganas sebagai semangat membangun keluarga yang harmonis, berkualitas, dan berdaya saing. “Melalui momentum Hari Keluarga Nasional ini, mari kita semakin memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi penerus bangsa yang sehat, berkarakter, dan berkualitas. Keluarga yang tangguh akan melahirkan sumber daya manusia unggul yang menjadi modal utama mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Saefur Rochim dalam sambutannya.
Upacara diikuti oleh seluruh jajaran pegawai Kanwil Kemenkum Sulbar. Peringatan ini diharapkan menumbuhkan kesadaran pegawai akan pentingnya keseimbangan antara pengabdian kepada negara dan tanggung jawab membina keluarga.