Ubisoft resmi mengumumkan Heredis, sebuah pertunjukan teater akrobatik live yang mengadaptasi semesta Assassin's Creed untuk panggung sandiwara. Langkah ini menandai ekspansi besar waralaba gim tersebut ke ranah seni pertunjukan setelah sebelumnya merambah layar lebar dan serial televisi. Pertunjukan perdana dijadwalkan berlangsung di Montreal, Kanada, pada Desember 2026.
Ubisoft tidak lagi membatasi Assassin's Creed hanya dalam format digital atau layar kaca. Perusahaan gim asal Prancis ini baru saja memperkenalkan "Heredis", sebuah proyek ambisius yang membawa aksi parkour khas Assassin ke dunia nyata melalui kolaborasi dengan grup teater ternama, The 7 Fingers.
Keputusan ini mempertegas strategi Ubisoft dalam memaksimalkan kekayaan intelektual (IP) mereka di luar industri gim konvensional. Heredis dirancang sebagai pertunjukan orisinal yang menggabungkan elemen akrobatik, tarian, dan akting drama di atas panggung teater.
The 7 Fingers, kelompok seni yang berbasis di Montreal, ditunjuk sebagai mitra utama untuk mengeksekusi visi artistik pertunjukan ini. Penonton nantinya akan disuguhi koreografi rumit yang melibatkan atlet parkour dan penari profesional untuk menghidupkan mekanik gerakan ikonik dari gim tersebut.
Fokus utama Heredis adalah memberikan pengalaman fisik yang nyata bagi penonton. Unsur akrobatik yang selama ini hanya bisa dilihat melalui animasi komputer kini dipindahkan ke ruang fisik dengan tingkat risiko dan presisi yang tinggi.
Melalui akun media sosial resminya, Ubisoft menekankan bahwa pengalaman ini akan sangat berbeda dari menonton film atau bermain gim. Penggunaan panggung teater memungkinkan interaksi emosional yang lebih intim antara aktor dan penonton melalui narasi visual yang dinamis.
Heredis akan mengusung cerita orisinal yang berpusat pada perjalanan seorang pemuda melintasi sejarah demi mencari ayahnya yang hilang. Menariknya, Ubisoft memastikan bahwa penonton tidak perlu memiliki latar belakang pengetahuan atau pernah memainkan gim Assassin's Creed untuk menikmati pertunjukan ini.
Pendekatan ini menunjukkan upaya Ubisoft untuk menjangkau audiens yang lebih luas, termasuk penikmat seni pertunjukan yang mungkin tidak akrab dengan konsol gim. Fokus cerita tetap menjaga DNA utama Assassin's Creed, yakni penjelajahan lintas waktu dan pencarian kebenaran di balik sejarah.
Meskipun merupakan cerita baru, elemen estetika dan filosofi "The Creed" tetap menjadi fondasi utama pertunjukan. Penggemar setia tetap akan menemukan referensi visual dan tematik yang sudah menjadi ciri khas waralaba ini selama dua dekade terakhir.
Montreal akan menjadi lokasi penayangan perdana dunia (world premiere) pada 3 Desember 2026 di Théâtre Maisonneuve, Place des Arts. Pertunjukan di kota asal pengembang gim ini akan berlangsung hingga 20 Desember 2026 sebelum berlanjut ke benua Eropa.
Pada awal 2027, Heredis dijadwalkan tampil di Casino de Paris, Prancis, mulai 21 Januari hingga 7 Februari. Ubisoft mengonfirmasi bahwa jadwal pertunjukan di kota-kota lain akan diumumkan dalam waktu dekat melalui situs resmi mereka.
Langkah Ubisoft ini mengikuti tren global di mana raksasa gim mulai melirik industri hiburan live sebagai aliran pendapatan baru. Jika sukses, Heredis berpotensi menjadi standar baru bagi adaptasi gim video ke panggung teater profesional di masa depan.