MAMUJU — Pembangunan Pondok Pesantren Al-Ikhlas Cabang Mamuju resmi dimulai setelah Menteri Agama Nasaruddin Umar meletakkan batu pertama. Prosesi itu digelar Senin (21/9/2026) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.
Ketua DPRD Sulawesi Barat Amalia Fitri Aras tampak mendampingi Menteri Agama sepanjang acara. Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana juga hadir mewakili Pemprov Sulbar.
Selain pejabat, kegiatan itu diikuti jajaran pimpinan Pondok Pesantren Al-Ikhlas, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para santri. Peletakan batu pertama ditandai pembacaan doa bersama, lalu peletakan semen secara simbolis oleh Menteri Agama.
Menteri Agama: Pesantren Adalah Benteng Moral Bangsa
Nasaruddin Umar dalam sambutannya menyebut kehadiran Ponpes Al-Ikhlas Cabang Mamuju sebagai pusat pendidikan Islam yang tidak sekadar mengajarkan ilmu agama. Menurutnya, pesantren juga membangun karakter, akhlak, dan kemandirian umat.
"Pondok pesantren adalah benteng moral bangsa. Pembangunan ini bukan hanya membangun fisik, tapi membangun peradaban dan masa depan generasi," ujar Nasaruddin Umar.
Pernyataan itu menegaskan posisi pesantren dalam peta pendidikan nasional. Pemerintah pusat melalui Kementerian Agama menempatkan ponpes sebagai mitra strategis pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai keagamaan.
DPRD Sulbar Sebut Ponpes Investasi Akhirat dan SDM
Amalia Fitri Aras menyampaikan dukungan penuh DPRD terhadap pengembangan pendidikan keagamaan di Sulawesi Barat. Menurutnya, kehadiran Ponpes Al-Ikhlas di Mamuju memperkuat ekosistem pendidikan Islam di wilayah itu.
Ketua DPRD Sulbar menilai pembangunan pesantren sebagai investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi berilmu dan berakhlak. Dukungan legislatif, kata dia, akan terus disinergikan dengan pemerintah provinsi dan pihak pesantren.
"Kami di DPRD Sulawesi Barat sangat mendukung. Ini adalah investasi akhirat sekaligus investasi SDM. Sinergi antara pemerintah, legislatif, dan pesantren harus terus diperkuat untuk mewujudkan Sulbar yang maju dan religius," tegas Amalia Fitri.
Pemprov Sulbar Dorong Pembangunan Berbasis Keumatan
Sekda Sulbar Junda Maulana yang mewakili Pemprov Sulbar menyatakan pihaknya akan terus mendorong pembangunan berbasis keumatan. Arah kebijakan itu menyasar penguatan lembaga pendidikan Islam di daerah.
Kabupaten Mamuju menjadi lokasi cabang baru Ponpes Al-Ikhlas. Kehadiran pesantren ini diharapkan menambah kapasitas pendidikan agama bagi santri di pesisir Sulawesi Barat.
Seremoni peletakan batu pertama menjadi penanda dimulainya tahap konstruksi. Pemprov Sulbar, DPRD, dan pengelola pesantren sepakat memperkuat koordinasi selama proses pembangunan berjalan.