MAMUJU — Penggalian saluran drainase di Desa Pammulukang dikerjakan personel Satgas TMMD bersama warga setempat. Kolonel Arm Andang Radianto, Dandim 1418/Mamuju, menyebut drainase sebagai bagian dari sasaran TMMD ke-130 yang menyasar kebutuhan infrastruktur dasar desa.
Saluran drainase berfungsi mengatur aliran air agar tidak menggenang di permukiman warga. Pengerjaan di Desa Pammulukang diarahkan untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus mendukung kelancaran aliran air.
Dengan aliran yang lancar, risiko genangan saat hujan diharapkan berkurang. Pekerjaan dilakukan secara bertahap, bukan dikebut sekaligus, agar hasilnya rapi dan tahan lama.
Penggalian drainase melibatkan personel Satgas TMMD bersama masyarakat Desa Pammulukang. Kolonel Arm Andang Radianto menilai kolaborasi itu sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan pedesaan.
"Penggalian drainase terus kami laksanakan sebagai bagian dari sasaran TMMD ke-130. Kami berharap saluran ini nantinya dapat berfungsi dengan baik, membantu memperlancar aliran air, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Pammulukang," ujarnya.
Pembangunan drainase disebut sebagai upaya memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan desa yang lebih baik. Bagi warga, manfaat langsungnya adalah aliran air yang lebih tertata di sekitar permukiman.
Kodim 1418/Mamuju menyatakan komitmennya mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat melalui program TMMD ke-130 TA 2026. Program ini juga diarahkan memperkuat semangat gotong royong warga.
Pengerjaan drainase masih berlangsung dan menjadi bagian dari rangkaian sasaran TMMD ke-130 di Kabupaten Mamuju. Kualitas hasil pekerjaan menjadi perhatian utama agar saluran dapat berfungsi optimal saat musim hujan.
Setelah saluran selesai, manfaatnya bergantung pada perawatan bersama. Warga Desa Pammulukang diharapkan menjaga kebersihan saluran agar aliran air tidak tersumbat sampah.