MAMUJU TENGAH — Aipda Ahmad, Bhabinkamtibmas Desa Bambamanurung, turun langsung ke tengah warga untuk memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus menyampaikan imbauan terkait bahaya kebakaran. Dalam dialog yang berlangsung sekitar pukul 16.00 WITA itu, warga diminta untuk tidak membakar sampah, lahan yang baru dibuka, maupun rumput kering yang berpotensi memicu kebakaran besar.
Kondisi cuaca panas dan angin kencang yang kerap terjadi saat kemarau membuat api mudah menyebar. Imbauan ini dinilai krusial karena sebagian besar lahan di Kecamatan Topoyo merupakan area perkebunan dan semak belukar yang rawan terbakar jika ada percikan api.
Selain soal karhutla, Aipda Ahmad juga mengajak warga untuk aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Warga diminta segera melapor ke pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Kapolres Mamuju Tengah AKBP Ari Prayitno, S.I.K., M.I.K., melalui Kepala Satuan Binmas Polres Mamuju Tengah, memberikan apresiasi atas konsistensi jajarannya dalam menjalankan tugas sambang. Kehadiran personel di lapangan disebut sebagai bagian penting dalam membangun kepercayaan publik.
“Polri harus hadir dan dekat dengan masyarakat. Komunikasi yang terbangun dengan baik akan memudahkan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk ancaman kebakaran di musim kemarau,” ujar jajaran terkait menyampaikan pesan Kapolres.
Kegiatan sambang ini dinilai bukan hanya bertujuan memastikan warga dapat beraktivitas dengan aman. Lebih dari itu, kehadiran Bhabinkamtibmas menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat sehingga tidak ada jarak dalam membangun komunikasi.
Polres Mamuju Tengah terus mendorong seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk aktif memberikan edukasi dan menciptakan rasa aman bagi seluruh warga di wilayah hukumnya. Hal ini sejalan dengan upaya menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Mamuju Tengah.