SULAWESI BARAT — Kehadiran Dewi Sukarno dalam peringatan detik-detik proklamasi di Istana Merdeka tidak hanya menjadi momen seremonial, tetapi juga memicu ingatan panjangnya tentang wajah istana di era kepemimpinan Presiden Sukarno. Perbedaan paling mencolok yang ia temukan adalah lanskap kawasan inti kepresidenan yang kini tidak lagi sama.
"Saya kaget sekali, istananya sudah ganti banyak ya. Ada gedung yang dulu tidak ada," ujarnya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.
Menurut perempuan yang akrab disapa Dewi itu, perubahan paling membekas adalah area yang menghubungkan dua bangunan utama kepresidenan. Ia mengingat jelas hamparan lapangan luas yang pernah menjadi ruang terbuka di antara Istana Negara dan Istana Merdeka.
"Dulu antara Istana Negara dan Istana Merdeka ada halaman yang besar, sekarang ada gedung," kata istri dari proklamator kemerdekaan Indonesia itu.
Pernyataan ini muncul di tengah publik yang tengah ramai memperbincangkan wajah baru kawasan istana pasca-renovasi dan penambahan sejumlah fasilitas penunjang. Meski demikian, Dewi tidak merinci fungsi gedung baru yang ia maksud, namun penuturannya menegaskan lanskap historis yang ia yakini telah bergeser.
Di sela-sela kebersamaannya dengan para tokoh bangsa dan tamu undangan lainnya, Dewi Sukarno juga menyampaikan pandangannya tentang arah pembangunan Indonesia ke depan. Ia memilih kalimat singkat namun sarat makna ketika ditanya soal harapan untuk negeri ini di momentum kemerdekaan.
"Selalu maju sekali," katanya.
Kehadiran Dewi Sukarno di Istana Merdeka kali ini sekaligus menjadi pengingat akan jejak sejarah yang melekat pada kompleks tersebut. Sebagai salah satu saksi hidup era awal kemerdekaan, pengamatannya tentang perubahan fisik istana menjadi catatan tersendiri di tengah dinamika pembangunan nasional yang terus berjalan.
Kompleks Istana Kepresidenan sendiri memang telah mengalami berbagai penyesuaian dari masa ke masa, mengikuti kebutuhan pemerintahan yang berganti. Namun, bagi generasi yang pernah hidup di era Sukarno, perubahan itu adalah penanda waktu yang tidak bisa dihindari.