SULAWESI BARAT — Seorang dosen di Skotlandia menjadi ibu pertama yang mengangkat sendiri bayinya dari rahim lewat prosedur maternal assisted caesarean section (MACS). Prosedur ini memberinya rasa kendali setelah dua persalinan sebelumnya berlangsung traumatis.
Dr Leila El Alti, dosen berusia 39 tahun di Universitas Napier Edinburgh, melahirkan putrinya, Aurora, melalui prosedur yang jarang dilakukan di Skotlandia. Ia tidak hanya berbaring pasif saat operasi caesar berlangsung, tetapi ikut menarik bayinya keluar dari perut dengan tangannya sendiri.
Pengalaman itu menjadi titik balik bagi El Alti yang menyimpan trauma dari dua persalinan sebelumnya. Ia menyebut momen mengangkat Aurora ke dadanya sebagai pengalaman paling ajaib dalam hidupnya.
Apa Itu Maternal Assisted Caesarean Section (MACS)?
MACS adalah prosedur operasi caesar di mana ibu dilibatkan secara aktif untuk mengeluarkan dan menyambut bayinya langsung dari rahim. Dokter tetap menangani tahap kritis, sementara ibu menyelesaikan proses persalinan dengan tangannya sendiri.
El Alti mengenakan baju bedah dan sarung tangan, sama seperti staf medis di ruang operasi. Dokter kandungan utama mengeluarkan kepala dan bahu Aurora lebih dulu, lalu El Alti menggenggam tubuh bayinya di bawah lengan dan mengangkatnya ke atas.
Prosedur ini sudah memiliki kebijakan di NHS Lanarkshire, tetapi versi yang diterapkan sebelumnya tidak melibatkan ibu secara langsung. Yang ada hanya persalinan lebih lambat, ibu melihat kelahiran, dan kontak kulit ke kulit segera setelahnya.
Berawal dari Trauma Dua Persalinan Sebelumnya
El Alti pertama kali hamil saat belajar di Swedia. Ia mengalami kesakitan hebat saat melahirkan dan menyebut pengalaman itu sebagai kekerasan obstetri, yakni kondisi ketika kebutuhan dan rasa sakit perempuan hamil diabaikan.
Dari pengalaman tersebut, ia di