Pencarian

Dupoin Futures Prediksi Harga Emas Rebound ke 4.215 Selama Support 4.110 Bertahan

Rabu, 30 September 2026 • 11:46:01 WIB
Dupoin Futures Prediksi Harga Emas Rebound ke 4.215 Selama Support 4.110 Bertahan
Pergerakan harga emas pada timeframe H1 setelah menyentuh level support 4.110.

JAKARTA — Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai perubahan momentum mulai terlihat pada pergerakan emas timeframe H1. Setelah tertekan hingga sekitar 4.110, harga membentuk rejection dan mulai membangun Swing Low yang berpotensi menjadi support baru.

Selama area support tersebut bertahan, emas masih memiliki ruang untuk bergerak naik menuju resistance 4.202–4.215. Level itu menjadi zona penting yang perlu dicermati pelaku pasar dalam perdagangan berikutnya.

Respons Harga di Zona 4.202–4.215 Jadi Penentu Arah

Apabila harga mampu menyentuh area resistance tersebut, pasar dapat mengamati apakah momentum bullish berlanjut atau kembali menghadapi tekanan jual. Sebaliknya, kegagalan mempertahankan Swing Low di timeframe H1 membuka peluang pelemahan lanjutan.

Dupoin Futures menempatkan level support sebagai faktor kunci yang menentukan keberlanjutan rebound emas dalam jangka pendek.

Tekanan Dolar AS dan Imbal Hasil Treasury Masih Membayangi

Dari sisi fundamental, emas masih menghadapi tekanan kenaikan imbal hasil US Treasury dan ekspektasi kebijakan moneter Federal Reserve yang relatif ketat. Reuters melaporkan emas sempat turun hingga sekitar US$4.110 per troy ounce pada 28 September, terendah sejak awal Agustus.

Kenaikan harga minyak meningkatkan kekhawatiran inflasi dan mendorong ekspektasi suku bunga AS yang lebih tinggi. Dolar AS dan imbal hasil Treasury yang menguat turut menekan aset non-yielding seperti emas.

Federal Reserve sebelumnya menaikkan suku bunga ke kisaran 3,75%–4,00% pada September. Komentar terbaru Presiden Federal Reserve Bank of New York John Williams menunjukkan bank sentral masih memiliki waktu mengevaluasi data sebelum menentukan langkah kenaikan berikutnya.

Data Inflasi dan Ketenagakerjaan AS Jadi Indikator Berikutnya

Perubahan ekspektasi tersebut membuat pasar kembali mencermati data inflasi dan ketenagakerjaan AS sebagai indikator arah kebijakan The Fed. Kombinasi kondisi teknikal dan fundamental itu, menurut Dupoin Futures, membuat pergerakan emas berpotensi volatil.

Geraldo Kofit menilai pelaku pasar perlu memperhatikan kemampuan harga bertahan di atas support sebelum mengantisipasi kelanjutan penguatan.

"Selama area support tersebut mampu bertahan, emas masih memiliki peluang untuk bergerak naik menuju area resistance 4.202–4.215," ujar Geraldo.

Pergerakan harga selanjutnya tetap dipengaruhi perkembangan kebijakan Federal Reserve, data ekonomi Amerika Serikat, pergerakan dolar AS, imbal hasil Treasury, serta perkembangan geopolitik global. Dupoin Futures menilai kombinasi faktor tersebut dapat menjaga volatilitas emas tetap tinggi dalam perdagangan jangka pendek.

Follow infomandar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mandarnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks