Pencarian

BMKG Tampa Padang Prediksi Sulbar Masuki Musim Hujan Mulai Dasarian III Oktober 2026, 14 Zona Musim Terdampak

Rabu, 30 September 2026 • 09:16:32 WIB
BMKG Tampa Padang Prediksi Sulbar Masuki Musim Hujan Mulai Dasarian III Oktober 2026, 14 Zona Musim Terdampak
Prakirawan BMKG Tampa Padang, Musrawati, memaparkan prediksi awal musim hujan Sulawesi Barat dalam wawancara di RRI Mamuju.

MAMUJU — Prakirawan BMKG Tampa Padang, Musrawati, menyatakan Sulawesi Barat saat ini masih berada pada masa peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan. Pihaknya mengingatkan potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara lokal selama periode tersebut.

Publikasi Prediksi Musim Hujan 2026/2027 ini menjadi salah satu bentuk pelayanan informasi klimatologi untuk mendukung masyarakat dan pemerintah daerah dalam menghadapi musim hujan.

14 Zona Musim di Sulawesi Barat

Secara klimatologis, Sulawesi Barat memiliki pola distribusi curah hujan yang beragam. Mulai dari wilayah yang memiliki dua musim hingga daerah yang mengalami hujan sepanjang tahun.

Berdasarkan pengolahan data periode 1991–2020, Sulawesi Barat terbagi menjadi 14 Zona Musim (ZOM). Pembagian ini menjadi dasar penyusunan prediksi awal musim hujan di tiap wilayah.

Mengapa Sebagian Wilayah Baru Masuk Musim Hujan November-Desember?

Musrawati menyebut secara umum wilayah Sulawesi Barat diprediksi memasuki musim hujan pada dasarian III Oktober 2026. Namun beberapa wilayah diperkirakan baru memasuki musim hujan pada November hingga Desember.

Perbedaan waktu awal musim hujan antarwilayah berkaitan dengan keragaman pola curah hujan yang terbentuk dari kondisi geografis dan dinamika atmosfer setempat.

Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem

Memasuki masa peralihan, BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi cuaca. Potensi cuaca ekstrem dapat terjadi secara lokal.

"Saat ini kita masuk masa peralihan dari kemarau ke musim hujan. Ada potensi-potensi cuaca ekstrem, sehingga masyarakat diimbau untuk waspada," ujar Musrawati, PMG Muda Forecaster BMKG Tampa Padang, saat menjadi narasumber di RRI Mamuju.

Masyarakat diminta terus memantau informasi dan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG. Informasi tersebut mencakup peringatan dini cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin kencang.

Peringatan Dini Disampaikan Hingga Tiga Jam Sebelum Kejadian

BMKG menyampaikan peringatan dini cuaca ekstrem hingga tiga jam sebelum potensi kejadian. Informasi prakiraan cuaca dan iklim disampaikan secara berkala kepada masyarakat.

"Kami selalu mengimbau masyarakat agar senantiasa memperhatikan informasi prakiraan cuaca dan iklim, termasuk peringatan dini cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin kencang. Kami juga terus berkolaborasi dengan BPBD untuk menganalisis dan memverifikasi prakiraan cuaca berdasarkan kejadian di lapangan," tutup Musrawati.

Kolaborasi dengan BPBD dilakukan untuk menganalisis dan memverifikasi prakiraan cuaca berdasarkan kejadian di lapangan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat akurasi informasi iklim bagi warga Sulawesi Barat.

Follow infomandar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks