SULAWESI BARAT — Upacara kenaikan pangkat yang digelar di Markas Besar Polri, Jakarta, pekan lalu, mencatatkan 87 perwira tinggi (Pati) yang naik pangkat. Rinciannya, empat komisaris jenderal (Komjen), 29 inspektur jenderal (Irjen), dan 54 brigadir jenderal (Brigjen). Dari jumlah itu, 29 perwira yang menyandang pangkat bintang dua di antaranya adalah Irjen Pol Agus Wijayanto dan Irjen Pol Himawan Bayu Aji.
Empat Komjen Baru dan 29 Irjen Resmi Dilantik
Kenaikan pangkat ke jenjang Komjen atau bintang tiga diberikan kepada empat perwira. Sementara itu, 29 perwira lainnya resmi menyandang pangkat Inspektur Jenderal. Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menyebut proses kenaikan pangkat ini merupakan agenda tahunan institusi untuk memberikan penghargaan atas dedikasi dan prestasi personel.
"Kenaikan pangkat yang dipimpin langsung Kapolri menjadi simbol penghargaan institusi atas dedikasi dan prestasi personel," ujar Johnny dalam keterangan resmi, kemarin.
41.578 Personel Naik Pangkat, dari Bintara hingga Pati
Secara keseluruhan, Polri menaikkan pangkat 41.578 personel yang tersebar di seluruh jajaran. Prosesi ini tidak hanya mencakup perwira tinggi, tetapi juga perwira menengah (Pamen) dan bintara. Johnny menambahkan, momentum ini sekaligus menjadi penguat semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dari jumlah tersebut, 54 perwira menengah yang naik ke jenjang brigadir jenderal menjadi perhatian karena jumlahnya yang signifikan. Mereka akan menduduki posisi strategis di berbagai satuan kerja dan kewilayahan dalam waktu dekat.
Dampak Rotasi dan Mutasi di Tubuh Polri
Dengan bertambahnya 54 jenderal bintang satu, struktur kepemimpinan Polri dipastikan akan mengalami pergeseran. Biasanya, kenaikan pangkat massal ini langsung diikuti dengan rotasi dan mutasi jabatan untuk mengisi kursi yang kosong atau memperkuat satuan tertentu. Pengamat kepolisian menilai, langkah ini menjadi bagian dari regenerasi dan penyegaran organisasi.
Kenaikan pangkat periode 2026 ini juga menjadi yang pertama di bawah kepemimpinan Kapolri saat ini. Sejumlah nama baru yang masuk jajaran jenderal diprediksi akan mengisi pos-pos penting, seperti Kapolda, Direktur di Bareskrim, atau staf ahli.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pengumuman resmi terkait jabatan baru yang akan diemban oleh 54 brigadir jenderal tersebut. Proses mutasi diperkirakan akan diumumkan dalam beberapa pekan ke depan melalui Surat Telegram (ST) Kapolri.