Pencarian

Google dan Samsung Siapkan Kacamata Pintar AI Saingi Ray-Ban Meta, Pakai Gemini Langsung di Mata

Sabtu, 30 Mei 2026 • 17:29:01 WIB
Google dan Samsung Siapkan Kacamata Pintar AI Saingi Ray-Ban Meta, Pakai Gemini Langsung di Mata
Google dan Samsung kolaborasi kembangkan kacamata pintar AI dengan teknologi Gemini 3.5 Flash.

Kolaborasi Google dan Samsung dalam proyek Intelligent Eyewear menandai babak baru persaingan kacamata pintar bertenaga AI. Alih-alih sekadar perangkat penerjemah atau kamera, kacamata ini disebut mampu melakukan percakapan berbasis AI berkat Gemini 3.5 Flash. Bedanya dengan Ray-Ban Meta, sistem ini terintegrasi penuh dengan layanan Google yang sudah dipakai miliaran orang setiap hari.

Bukan Sekadar Gaya, Tapi Asisten di Depan Mata

Dari sisi desain, Google menggandeng Gentle Monster dan Warby Parker, dua rumah mode yang sudah punya reputasi di industri kacamata. Ini penting karena estetika jadi faktor utama—Ray-Ban Meta sendiri sukses besar karena bentuk Wayfarer-nya yang ikonik. Namun, keunggulan Google justru ada di dalamannya: Android XR.

Dalam demo yang dijalankan jurnalis Tom's Guide, pengguna bisa meminta petunjuk arah ke suatu tempat, lalu kacamata langsung menampilkan rute tanpa perlu menyentuh ponsel. Fitur lainnya termasuk menerjemahkan teks secara real-time dan merangkum isi email. Semua ini berjalan tanpa harus terhubung ke aplikasi pihak ketiga secara manual—berbeda dengan Meta yang masih terbatas pada Spotify dan beberapa layanan lain.

Harga dan Ketersediaan: Dua Varian, Dua Segmen

Google belum mengungkap harga pasti maupun tanggal rilis—hanya menjanjikan produk ini hadir tahun ini. Yang jelas, akan ada dua varian: satu tanpa layar (lebih terjangkau) dan satu dengan teknologi Waveguide untuk menampilkan informasi di lensa. Varian kedua ini dipastikan akan dibanderol lebih mahal, mengingat teknologi tersebut masih tergolong baru di pasar konsumen.

Sebagai perbandingan, Ray-Ban Meta Gen 2 saat ini dijual seharga 379 dolar AS (sekitar Rp 6 juta). Jika Google ingin merebut pangsa pasar, harga varian dasar Intelligent Eyewear harus bisa bersaing di kisaran tersebut—atau bahkan lebih murah. Namun, jika mengandalkan desain Gentle Monster, harga bisa melonjak ke segmen premium.

Kompatibilitas Lintas Platform: Jurus Ampuh Google

Satu keunggulan yang tidak dimiliki Ray-Ban Meta adalah dukungan lintas platform. Intelligent Eyewear disebut bakal kompatibel dengan iOS, tidak hanya Android. Ini menjadi nilai jual besar di pasar seperti Indonesia, di mana pengguna iPhone dan Android nyaris seimbang. Apple sendiri belum menunjukkan tanda-tanda akan merilis kacamata pintar setelah Vision Pro yang kurang greget di pasaran.

Sementara itu, Meta diprediksi akan membalas di ajang Meta Connect 2026 dengan pembaruan fitur untuk Ray-Ban Meta. Namun, untuk saat ini, keunggulan ada di tangan Google berkat ekosistem yang lebih matang dan asisten AI yang lebih cerdas. Pertanyaannya sekarang: apakah pengguna Ray-Ban Meta saat ini rela beralih? Jawabannya mungkin tergantung pada harga dan seberapa cepat Google bisa merilis produk ini secara global.

Bagikan
Sumber: tomsguide.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks