MAMUJU — Musibah kebakaran melanda salah satu rumah warga di sekitaran Pasar Sentral Mamuju. Babinsa yang bertugas di wilayah tersebut langsung bergerak ke titik api begitu mengetahui kejadian itu, Rabu, 4 Nopember 2026.
Warga sekitar sempat panik saat api membesar. Babinsa tidak tinggal diam dan segera bergegas menuju lokasi untuk bergabung bersama masyarakat menjinakkan si jago merah.
Upaya pemadaman dilakukan dengan peralatan seadanya. Babinsa memimpin warga memadamkan api agar tidak merambat ke bangunan lain di pemukiman padat penduduk tersebut.
Kerja sama yang solid antara aparat dan masyarakat membuat kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dan kerugian tidak meluas ke bangunan sekitar.
Komandan Kodim (Dandim) 1418/Mamuju Kolonel Arm Andang Radianto memberikan apresiasi tinggi atas tindakan cepat anggotanya di lapangan. Menurutnya, langkah tersebut merupakan wujud nyata dari Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.
"Babinsa adalah garda terdepan TNI AD di tengah masyarakat. Sudah kewajiban kami untuk selalu hadir, peduli, dan bergerak cepat membantu setiap kesulitan maupun musibah yang dialami warga binaan," ujar Dandim.
Warga setempat menyampaikan terima kasih atas kehadiran Babinsa yang turun tangan langsung. Mereka merasa terbantu karena aparat tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga mempertaruhkan keselamatan demi melindungi warga dan harta benda.
Peristiwa ini menegaskan kemanunggalan TNI dan rakyat di Mamuju. TNI senantiasa hadir sebagai pelindung sekaligus penolong di setiap situasi darurat.