MAMUJU — Pengamanan kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia di wilayah Mamuju berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kolonel Arm Andang Radianto, Dandim 1418/Mamuju, bertugas selaku Komandan Sub Satuan Tugas (Dansub Satgas) Objek di Bonehau, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (2/11/2026).
Pengamanan dilaksanakan secara gabungan dan terpadu di bawah kendali Pangkogasgabpad Pam VVIP Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar. Personel yang terlibat mencakup jajaran Kodam XXIII/Palaka Wira, Polda Sulawesi Barat, Paspampres, serta pemerintah daerah.
Keterlibatan lintas institusi menjadi ciri pengamanan kunjungan Wapres RI di Bonehau. Kodam XXIII/Palaka Wira mengerahkan personel jajarannya, sementara Polda Sulawesi Barat menanggung pengamanan wilayah ring luar. Paspampres memegang pengamanan melekat pada objek VVIP.
Pemerintah daerah turut ambil bagian dalam mendukung kelancaran rangkaian kunjungan. Pembagian peran antarunsur disusun agar setiap satuan bekerja pada tanggung jawab masing-masing tanpa tumpang tindih di lapangan.
Andang Radianto menyatakan seluruh personel telah melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing. Pelaksanaan di lapangan mengedepankan kesiapsiagaan, koordinasi, dan sinergitas antarsatuan.
"Seluruh personel telah melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing dengan mengedepankan kesiapsiagaan, koordinasi, dan sinergitas antarsatuan," kata Andang Radianto dalam keterangannya.
Ia menegaskan keberhasilan pengamanan merupakan hasil kerja sama seluruh unsur yang terlibat. Menurutnya, kolaborasi itu membuat seluruh rangkaian kunjungan Wapres RI berlangsung lancar tanpa gangguan keamanan.
Operasi pengamanan VVIP di Mamuju berada di bawah kendali Pangkogasgabpad Pam VVIP yang dipimpin Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar. Struktur komando terpusat ini memungkinkan koordinasi cepat antara satuan TNI, Polri, dan Paspampres.
Penunjukan Dansub Satgas Objek kepada Dandim 1418/Mamuju menempatkan komando pengamanan pada objek kunjungan di tingkat kewilayahan. Pola ini lazim dipakai dalam kunjungan kenegaraan ke daerah yang jangkauan pengamanannya terbatas.
Rangkaian kunjungan Wapres RI di Bonehau berakhir tanpa insiden keamanan. Seluruh unsur pengamanan dibubarkan setelah objek kunjungan dinyatakan clear.