MAMUJU — Kegiatan Green Policing digelar di kawasan perbukitan sekitar Mako Polda Sulbar pada Jumat (30/10/26). Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto hadir bersama seluruh personel, bukan hanya memberi arahan, tetapi turun langsung dalam aksi peduli lingkungan tersebut.
Pilihan lokasi di perbukitan bukan tanpa alasan. Kawasan hijau di sekitar markas kepolisian itu dipakai sebagai ruang belajar bersama, tempat personel dan warga sekitar bisa melihat langsung bagaimana alam merespons perlakuan manusia.
Dalam pelaksanaannya, Green Policing mengandung pesan bahwa semakin dekat manusia dengan alam, semakin besar pula kesempatan memahami makna kehidupan. Alam mengajarkan kesederhanaan, keseimbangan, kesabaran, dan ketulusan kepada siapa saja yang mau menyimak.
Alam memberi kehidupan tanpa banyak menuntut. Dari situlah pesan kegiatan ini mengalir: manusia diajak tidak hanya mengambil manfaat dari bumi, tetapi juga merawat dan menjaganya.
Kapolda Sulbar bersama seluruh personel menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan lewat tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kepedulian terhadap lingkungan tempat masyarakat hidup dan bertumbuh juga menjadi bagian dari pengabdian itu.
Green Policing mempertemukan dua hal yang sering dianggap terpisah: tugas kepolisian dan pelestarian alam. Personel Polda Sulbar hadir di tengah warga, kali ini bukan untuk menindak, melainkan untuk ikut merawat ruang hidup bersama.
Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa menjaga bumi bukan tanggung jawab hari ini semata. Apa yang ditanam dan dirawat sekarang akan menjadi warisan kebaikan bagi generasi yang akan datang.
Menjaga alam, dalam kerangka Green Policing, adalah bagian dari menjaga kehidupan. Ketika manusia merawat bumi dengan ketulusan, bumi akan terus memberikan kehidupan bagi seluruh makhluk.
Melalui semangat Green Policing, Polda Sulbar menegaskan bahwa alam terjaga, kehidupan terpelihara, dan pengabdian semakin bermakna.