MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyatakan komitmen mendukung pembinaan atlet karate agar talenta lokal mampu bersaing di berbagai kejuaraan. Komitmen itu disampaikan Gubernur Suhardi Duka saat menghadiri pembukaan Kejuaraan Karate Piala Panglima TNI 2026 di GOR Manakarra, Mamuju.
Kejuaraan berlangsung tiga hari, 9-11 Oktober 2026, dan diikuti karateka dari berbagai wilayah. Pertandingan mencakup kategori umum, festival, serta kategori khusus TNI-Polri.
Pembukaan kejuaraan dilakukan Pangdam XXIII/Palakawira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar. Kehadiran jajaran TNI dalam ajang ini disebut Suhardi sebagai bentuk pengabdian institusi kepada pembinaan prestasi olahraga daerah.
"Ini wujud pengabdian TNI dalam rangka memajukan prestasi atlet kita dan sekaligus juga menanamkan nilai-nilai dan pendalaman nilai karakter," jelas SDK.
Menurut Suhardi, kejuaraan ini bukan sekadar ajang menguji kemampuan dan mengejar prestasi. Ia menilai karate dapat menjadi sarana membentuk karakter serta menanamkan semangat juang kepada generasi muda.
Pembinaan karakter dianggap penting di tengah persaingan global yang semakin ketat. Generasi muda, kata dia, harus memiliki daya juang tinggi agar mampu menghadapi berbagai tantangan dan meraih kesempatan berprestasi.
"Rasa juang, anak-anak muda kita harus memiliki nilai-nilai juang yang tinggi di tengah persaingan global yang semakin kencang," ujarnya.
Suhardi menyebut olahraga karate sebagai salah satu jalur membangun mental, kedisiplinan, dan semangat kompetitif generasi muda. Karena itu, Pemprov Sulawesi Barat berkomitmen mendukung pembinaan atlet agar talenta lokal punya ruang berkembang.
"Nah salah satu lewat karate ini dan TNI sudah melakukan ini, tentu kita Pemprov mensupport semaksimal mungkin, kemudian juga talenta-talenta Sulawesi Barat Insya Allah bisa menjuarai, bisa mengambil piala TNI ini," ujarnya.
Ia berharap kejuaraan tersebut memotivasi para karateka Sulawesi Barat untuk terus meningkatkan kemampuan sekaligus membawa nama daerah melalui prestasi olahraga. Selain mengejar kemenangan, para atlet diharapkan menjadikan karate sebagai sarana membangun kedisiplinan, keberanian, dan karakter kuat menghadapi tantangan di masa depan.