Gubernur Sulbar Buka Apel Besar Pramuka ke-65 di Mamuju, Minta Generasi Muda Rangkai Perbedaan Jadi Kekuatan

Penulis: Saiful  •  Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:16:31 WIB
Gubernur Sulbar Suhardi Duka memimpin Apel Besar Hari Pramuka ke-65 di Lapangan Kantor Gubernur Sulbar, Mamuju.

MAMUJU — Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Barat menggelar Apel Besar Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulbar. Kegiatan ini bertujuan memperkuat semangat persatuan, kedisiplinan, gotong royong, dan pengabdian generasi muda di Sulawesi Barat.

Apel besar dipimpin langsung Gubernur Sulbar Suhardi Duka selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Sulbar. Turut hadir Sekretaris Daerah Junda Maulana, Ketua Kwarda Pramuka Sulbar Hj. St. Suraida Suhardi, serta Forkopimda Sulbar sebagai anggota Mabida.

Pesan Gubernur: Pramuka Setia, Patriot, dan Tak Kenal Menyerah

Dalam amanatnya, Gubernur SDK menekankan peran strategis Pramuka dalam membangun karakter bangsa. Ia menyebut masa Pramuka sebagai fase terbaik menanamkan nilai kehidupan bagi generasi muda.

"Pramuka itu setia, Pramuka itu patriot, dan Pramuka itu tidak kenal menyerah dan juga setia kawan," ujar Suhardi Duka.

Ia menyoroti pentingnya kerja sama dan harmoni di tengah keberagaman. Menurutnya, perbedaan bukan penghalang, melainkan bahan baku kekuatan bersama.

"Di masa seperti inilah anda menanamkan nilai tentang bagaimana bekerja sama, membangun harmoni, dan merangkai perbedaan menjadi satu kekuatan," ujarnya.

Nilai yang ditanamkan itu, kata SDK, mencakup kesetiakawanan, kecintaan pada alam, hingga tanah air.

"Di masa Pramuka inilah akan tercipta rasa setia kawan, cinta alam, dan pada akhirnya cinta tanah air Indonesia," kata SDK.

Pramuka Disebut Bagian Gerakan Besar Bangsa

SDK menilai Gerakan Pramuka akan selalu menjadi bagian dari gerakan besar bangsa Indonesia. Tujuannya membentuk karakter bangsa yang besar, mandiri, dan mampu melampaui bangsa lain.

"Gerakan Pramuka akan selalu menjadi bagian gerakan besar bangsa untuk menciptakan karakter sebagai bangsa yang besar dan mandiri," katanya.

Sebagai Ketua Mabida, ia meminta Gerakan Pramuka di Sulbar terus bergerak aktif. Menurutnya, dari Kwarda, Kwarcab, sampai Kwaran, nilai-nilai kepramukaan ditanamkan langsung ke anggota.

"Bergeraklah terus Gerakan Pramuka di Sulbar ini. Di tangan organisasi, Kwarda, Kwarcab sampai Kwaran anda menanamkan nilai-nilai itu," ujarnya.

Apresiasi untuk Pembina dan Dukungan Enam Bupati

Gubernur juga mengapresiasi pengabdian para pembina dan pelatih Pramuka. Ia menyebut perjuangan mereka sebagai amal bakti yang tak kenal lelah.

"Perjuangan saudara sebagai pembina adalah perjuangan yang suci, tanpa lelah, dan akan selalu menjadi amal bakti," katanya.

SDK menyampaikan terima kasih kepada pengurus Kwarda Pramuka Sulbar dan para bupati se-Sulbar selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang. Menurutnya, dukungan itu penting untuk pembinaan Pramuka di daerah.

"Terima kasih kepada jajaran Kwarda dan para bupati selaku Ketua Kwarcab di enam kabupaten se-Sulbar," ucapnya.

Kaitan dengan Visi Panca Daya Sulbar

SDK menegaskan kuatnya Gerakan Pramuka sejalan dengan visi Panca Daya Pemprov Sulbar. Salah satu fokusnya adalah peningkatan SDM berkarakter.

"Dengan kuatnya Pramuka, maka Panca Daya yang di dalamnya meningkatkan SDM berkarakter, organisasi Pramuka inilah wadah untuk menciptakan karakter pejuang, karakter anak muda Mandar, karakter muda Indonesia untuk mencapai cita-cita di masa depan," pungkasnya.

Apel besar turut dihadiri pengurus Kwarcab se-Sulbar, pimpinan instansi vertikal, pimpinan OPD Sulbar, pembina dan pelatih Pramuka, serta tamu undangan lainnya.

Reporter: Saiful
Sumber: terassulbar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top