MAMUJU — Sejumlah atap rumah warga rusak diterjang angin kencang yang datang bersamaan dengan hujan lebat. Kerusakan dilaporkan terjadi di sekitar Pelabuhan Feri, Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro, serta di Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju.
Angin kencang juga menumbangkan pohon di Jalan Abd. Malik Pattana Endeng, tepatnya di kawasan penjual ikan bakar Kelurahan Simboro. Sementara hujan lebat merendam sejumlah kawasan permukiman, dengan kondisi cukup parah di sekitar Jalan Cut Nyak Dien, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju.
Cuaca ekstrem datang tiba-tiba. Warga mengaku kaget karena hujan turun disertai suara petir yang menggelegar dan langsung diikuti angin kencang.
Di tengah guyuran hujan dan tiupan angin, listrik sempat padam beberapa menit. Kondisi itu membuat warga bertambah was-was.
"Tiba-tiba hujan dan angin kencang, bikin kaget. Apalagi sempat mati lampu," ujar warga Mamuju, Usdi.
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait jumlah rumah yang terdampak maupun kondisi terkini akibat cuaca ekstrem tersebut.
Warga di kawasan pesisir dan permukiman padat menjadi kelompok paling rentan saat angin kencang dan banjir datang bersamaan. Pemantauan kondisi lapangan masih menunggu laporan dari instansi terkait.