Mantan Kapolda Sulbar Verdianto Iskandar Bitticaca Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PB GABSI 2026-2030

Penulis: Sutomo  •  Senin, 21 September 2026 | 09:16:31 WIB
Verdianto Iskandar Bitticaca terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PB GABSI periode 2026-2030 dalam Kongres XXVII di Mamuju.

MAMUJUKongres XXVII PB GABSI yang berlangsung di Aula Mara Corner, Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Mamuju, menetapkan Verdianto Iskandar Bitticaca sebagai ketua umum periode 2026-2030. Penetapan berlangsung secara aklamasi tanpa pemungutan suara. Forum dipimpin presidium yang terdiri atas Anwar Daaming dari Sulawesi Barat sebagai ketua, Novan Efendy Siregar dari Sumatera Utara sebagai sekretaris, serta Ashari Abubakar dari Kalimantan Timur, Yohannes John Da Costa dari Nusa Tenggara Timur, dan Taufik Asbi yang mewakili PB GABSI sebagai anggota.

Verdianto membawa visi "Membangun Sistem, Memperkuat Prestasi, Menyatukan Bridge Indonesia" untuk empat tahun ke depan. Mantan Kapolda Sulbar itu menempatkan pembenahan tata kelola organisasi, penguatan kompetisi nasional, dan peningkatan prestasi atlet sebagai tiga agenda utama kepemimpinannya.

Modernisasi Sekretariat Lewat Digitalisasi Administrasi

Salah satu program prioritas yang disiapkan adalah modernisasi Sekretariat PB GABSI. Langkah itu ditempuh melalui digitalisasi administrasi, pembangunan basis data nasional atlet dan anggota, serta pengembangan sistem informasi organisasi.

Verdianto mengarahkan program tersebut untuk membangun tata kelola yang lebih tertib, transparan, dan terintegrasi. Sistem baru itu diharapkan mampu menjawab kebutuhan perkembangan olahraga bridge di era digital.

Liga Bridge Nasional Akan Diaktifkan Kembali

Di bidang kompetisi, kepengurusan baru mendorong penguatan kompetisi nasional. Salah satunya dengan mengaktifkan kembali Liga Bridge Nasional. PB GABSI juga akan menyusun kalender turnamen yang lebih teratur serta membangun sinergi dengan KONI.

Agenda berikutnya adalah reformasi Sistem Master Point Nasional. Sistem pemeringkatan baru akan berbasis prestasi, terintegrasi dengan hasil turnamen resmi, dan didukung basis data prestasi pemain.

Seleksi Berbasis Tim untuk SEA Games hingga Kejuaraan Dunia

Untuk meningkatkan prestasi di tingkat internasional, Verdianto membawa program seleksi nasional berbasis tim. Persiapan diarahkan menghadapi berbagai kejuaraan internasional, termasuk SEA Games, Asian Games, dan Kejuaraan Dunia.

Pembinaan atlet berprestasi akan diarahkan agar proses seleksi, pelatihan, kompetisi, dan evaluasi berlangsung lebih terukur dan berkesinambungan.

Pemasyarakatan Bridge Menyasar Sekolah dan Kampus

Di bidang pembinaan, program pemasyarakatan bridge akan diarahkan ke sekolah dan perguruan tinggi. Peningkatan kapasitas pelatih daerah, pembentukan tim literasi bridge, serta penyusunan materi pembelajaran nasional juga masuk agenda kepengurusan 2026-2030.

Setelah terpilih secara aklamasi, tantangan Verdianto berikutnya adalah menerjemahkan visi tersebut ke dalam program kerja yang dapat dilaksanakan bersama-sama. Konsolidasi organisasi dan penguatan hubungan antara PB GABSI dengan Pengprov, klub, atlet, pelatih, serta komunitas bridge menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem bridge nasional.

Bagi Verdianto, bridge bukan sekadar olahraga pertandingan. Cabang olahraga ini juga mengajarkan strategi, disiplin, kerja sama, dan ketenangan dalam mengambil keputusan.

Reporter: Sutomo
Sumber: mamuju.inews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top