Harga BBM Pertamina Naik, Pertamina Dex Jadi Rp25.200 per Liter

Penulis: Saiful  •  Sabtu, 19 September 2026 | 09:21:01 WIB

SULAWESI BARAT — Pertamina menaikkan harga empat produk BBM non-subsidi mulai Rabu (2/9/2026), dengan Pertamina Dex melonjak dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter. Penyesuaian ini menyasar Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, dan Pertamax Green 95, sementara harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak berubah.

PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga sejumlah produk bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi. Kenaikan mulai berlaku Rabu (2/9/2026) dan mencakup Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, serta Pertamax Green 95. Sementara Pertamax 92 dan Pertalite tidak mengalami perubahan harga.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyatakan penyesuaian dilakukan dengan mempertimbangkan keekonomian, daya beli, dan kondisi sosial masyarakat. "Penyesuaian harga dilakukan hanya sebagian produk BBM Non Subsidi yaitu Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite, sedangkan produk BBM Non Subsidi lainnya seperti Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tidak mengalami penyesuaian harga," ujarnya.

Rincian Kenaikan Harga per Liter

Pertamina Dex mencatat kenaikan tertinggi, dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter. Disusul Dexlite yang naik dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter. Pertamax Green 95 naik dari Rp16.600 menjadi Rp19.150 per liter, sedangkan Pertamax Turbo dengan RON 98 naik dari Rp18.300 menjadi Rp19.600 per liter.

  • Pertamina Dex: Rp21.150 ? Rp25.200 per liter
  • Dexlite: Rp19.700 ? Rp23.700 per liter
  • Pertamax Green 95: Rp16.600 ? Rp19.150 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp18.300 ? Rp19.600 per liter

Harga BBM Subsidi Tidak Berubah

Di sisi lain, harga BBM subsidi tetap. Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar subsidi dipatok Rp6.800 per liter. Kebijakan ini menjaga stabilitas harga bagi konsumen pengguna kendaraan umum dan angkutan barang.

Perubahan harga ini berlaku di seluruh SPBU Pertamina di Indonesia. Konsumen dapat memantau harga terbaru melalui laman MyPertamina. Bagi pemilik kendaraan diesel dan pengguna Pertamax Turbo, kenaikan ini menjadi sinyal bahwa biaya operasional kendaraan akan naik dalam beberapa pekan ke depan.

Penutup: Langkah Pertamina menyesuaikan harga BBM non-subsidi mencerminkan dinamika harga minyak global dan nilai tukar rupiah. Sementara harga BBM subsidi dipertahankan, beban tambahan bagi pengguna kendaraan pribadi dan pelaku usaha yang bergantung pada solar non-subsidi tetap perlu dicermati.

Reporter: Saiful
Sumber: inews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top