SULAWESI BARAT — Lenovo LOQ Essentials 15 Gen 11 hadir dengan strategi yang jelas: menekan biaya seminimal mungkin tanpa mengorbankan komponen inti. Hasilnya adalah laptop gaming dengan bodi plastik solid, port lengkap, dan opsi upgrade internal yang luas. Namun, konfigurasi yang kami uji menunjukkan bahwa spesifikasi di atas kertas tidak selalu berbanding lurus dengan performa nyata di lapangan.
Hasil benchmark menunjukkan kelemahan utama laptop ini. Dengan batas daya hanya 65 W, RTX 5060 tidak mampu menunjukkan potensi penuhnya. Dalam pengujian Shadow of the Tomb Raider preset Highest, LOQ hanya mencetak 88 FPS, kalah dari Asus TUF Gaming F16 yang justru memakai RTX 5050 dengan 95 FPS, dan Acer Nitro V 16S AI dengan RTX 5060 85 W yang mencapai 98 FPS.
Pola serupa terulang di Far Cry 6 (75 FPS vs Acer 82 FPS dan Asus 90 FPS) serta Cyberpunk 2077 yang hanya 38 FPS. Satu-satunya kemenangan telak terjadi di Forza Horizon 3 dengan 58 FPS, mengungguli MSI Cyborg 15 yang hanya 51 FPS.
Uji stabilitas Metro Exodus selama 15 loop menunjukkan performa konsisten di rata-rata 59,79 FPS tanpa variasi berarti. Suhu internal tercatat 70 derajat Celsius untuk CPU dan 66 derajat Celsius untuk GPU, dengan suhu permukaan tertinggi 112 derajat Fahrenheit di area ventilasi.
Core i7-13650HX yang dirilis beberapa tahun lalu menjadi penghambat utama. Skor Geekbench multi-core 11.300 jauh di bawah Ryzen 7 260 milik Acer (12.837) dan Core i7-14650HX milik Asus (15.013). Uji transkoding Handbrake pun selesai dalam 4 menit 35 detik, sementara Asus hanya butuh 3 menit 33 detik.
Baterai 60 Wh hanya bertahan 4 jam 54 menit dalam pengujian web browsing dan streaming video. Angka ini terbilang pendek untuk laptop gaming, dan kalah jauh dari Acer Nitro yang mampu mencapai 10 jam 17 menit.
Panel IPS 15,6 inci dengan refresh rate 144 Hz menjadi nilai jual utama. Cakupan warna DCI-P3 mencapai 86,1 persen, lebih baik dari Acer (77,4 persen) dan setara dengan kompetitor lain. Tingkat kecerahan puncak 290 nit memang di bawah Acer (392 nit), tapi masih cukup untuk penggunaan di dalam ruangan.
Keyboard dengan travel 1,3 mm dan backlight dua tingkat memberikan kenyamanan mengetik. Dalam tes MonkeyType, kami mencapai 122 kata per menit dengan akurasi 99 persen. Touchpad juga responsif dengan klik fisik yang senyap.
Bagian dalam laptop ini mudah diakses setelah membuka lima sekrup Philips. Tersedia dua slot DDR5 SODIMM dan dua slot SSD (M.2 2280 dan M.2 2242) yang memudahkan upgrade di masa depan. Kartu Wi-Fi dan baterai juga bisa diganti sendiri.
Software bawaan terdiri dari Legion Space untuk kontrol performa dan Vantage untuk dukungan sistem. Fitur smart charging yang membatasi pengisian hingga 80 persen tersedia untuk memperpanjang umur baterai.
Lenovo LOQ Essentials 15 Gen 11 adalah laptop yang nyaman dipakai sehari-hari dengan layar dan keyboard yang solid. Namun, pada harga USD 1.269, performa gaming yang tertahan membuatnya sulit direkomendasikan. Acer Nitro V 16S AI dengan selisih harga tipis menawarkan nilai lebih baik berkat GPU yang lebih bertenaga dan baterai jauh lebih awet.
Bagi pengguna yang memprioritaskan upgradeability dan tidak terlalu mengejar frame rate tertinggi, LOQ tetap layak dipertimbangkan. Namun bagi pembeli yang menginginkan performa maksimal di kelasnya, opsi lain di rentang harga yang sama lebih masuk akal.