POLMAN — Peristiwa memilukan terjadi di Kelurahan Limboro, Kecamatan Limboro, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Senin (3/8). Sebuah rumah panggung milik warga ludes dilalap api, dan tiga orang penghuninya ditemukan meninggal dunia.
Kapolsek Tinambung, AKP Ramli, mengidentifikasi para korban sebagai Mursalim (77), Nurmala (80), dan cucu mereka, Nurhalim (17). Ketiganya merupakan penghuni rumah yang terbakar tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, Mursalim sempat berada di halaman rumah saat api mulai membesar. Namun, ia justru memilih kembali masuk ke dalam bangunan yang sedang terbakar.
"Berdasarkan keterangan saksi, pemilik rumah Mursalim sempat berada di halaman rumah. Namun, nekat masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan istri dan cucunya," ungkap Ramli.
Kepulan asap pertama kali terlihat warga dari bagian belakang rumah. Dalam waktu singkat, api membesar dan menjalar ke seluruh bangunan rumah panggung, mempersulit upaya penyelamatan.
Tim pemadam kebakaran menerjunkan satu unit armada untuk menjinakkan si jago merah. Setelah api berhasil dikuasai, petugas menemukan jasad Nurhalim dan Nurmala di dalam rumah dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Sementara itu, Mursalim ditemukan dalam kondisi kritis di dalam kamar mandi. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya tidak tertolong setelah tiba di fasilitas kesehatan tersebut.
Kapolres Polman, AKBP Zaky Maghfur, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Belum ada keterangan resmi mengenai dugaan sumber api atau kerugian materiil yang dialami keluarga korban.
Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi warga Limboro. Kejadian serupa kerap terjadi di wilayah tersebut, terutama pada rumah-rumah panggung yang konstruksinya sebagian besar berbahan dasar kayu sehingga api mudah merambat dengan cepat.