SULAWESI BARAT — Changan resmi memasuki panggung pameran otomotif terbesar di Indonesia. Di GIIAS 2026 yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, pada 30 Juli hingga 9 Agustus, merek di bawah naungan Indomobil Group ini tidak sekadar hadir sebagai pemanis. Mereka menempati booth seluas 1.000 m² di Hall 3A dan membawa lini produk yang hampir lengkap, dari city car listrik hingga SUV berteknologi Range Extended Electric Vehicle (REEV).
Bintang utama pameran mereka adalah Changan Nevo Q05 yang melakukan debut perdananya di Indonesia. SUV ini digadang menjadi ujung tombak penjualan elektrifikasi Changan, melengkapi jajaran yang sudah ada seperti Deepal S07, Deepal S05, dan Lumin. Kehadiran mereka di pameran ini bukan tanpa alasan; ini adalah momentum untuk membangun kepercayaan konsumen lokal sebelum memutuskan mengeluarkan uang puluhan juta hingga ratusan juta rupiah.
Changan paham bahwa konsumen Indonesia tidak cukup hanya melihat mobil di atas panggung. Karena itu, mereka menyiapkan 6 unit test drive yang bisa langsung dicoba pengunjung selama pameran berlangsung. Ini langkah cerdas untuk membuktikan klaim performa dan kenyamanan, bukan sekadar janji di atas kertas.
Unit yang bisa dicoba meliputi:
Dengan menyediakan varian REEV dan BEV untuk Deepal S05, Changan memberi kesempatan bagi pengunjung untuk merasakan langsung perbedaan karakter berkendara antara mobil listrik murni dan mobil listrik dengan generator sebagai cadangan. Ini poin jual yang jarang ditawarkan kompetitor di pameran yang sama.
Dari sisi lini produk, Nevo Q05 diposisikan untuk mengisi segmen SUV listrik yang lebih terjangkau dibandingkan Deepal S07. Dengan 5 unit display yang disiapkan, Changan serius ingin memperkenalkan model ini ke sebanyak mungkin pengunjung. Sayangnya, pihak Changan belum merilis detail spesifikasi lengkap dan banderol harga untuk Nevo Q05 di Indonesia.
Yang jelas, hadirnya Q05 membuat lini Changan di Indonesia semakin menarik. Konsumen kini punya pilihan: Lumin untuk mobilitas perkotaan jarak pendek yang murah, Deepal S05 untuk SUV kompak, dan Deepal S07 untuk kelas menengah atas. Pertanyaannya kini, apakah harga yang ditawarkan nanti bisa bersaing dengan pemain mapan seperti BYD atau Wuling?
Dari sisi presentasi, Changan menunjukkan keseriusan. Tema "See Beyond, Sharing the Future" terdengar klise, tetapi eksekusi di lapangan—dengan ketersediaan test drive—menunjukkan mereka ingin dinilai dari pengalaman langsung, bukan sekadar janji teknologi. CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, menegaskan komitmen mereka untuk menyediakan opsi mobilitas elektrifikasi dengan fitur dan teknologi terdepan.
Namun, ada catatan penting. Pertama, persaingan di segmen SUV listrik di Indonesia sudah sangat ketat. Changan datang belakangan, dan mereka harus bekerja ekstra untuk meyakinkan konsumen soal jaringan purna jual dan ketersediaan suku cadang, yang belum terbukti di lapangan. Kedua, meski Deepal S07 sudah dijual, harga dan spesifikasi final Nevo Q05 belum diumumkan; ini membuat calon pembeli sulit melakukan perbandingan langsung di tempat.
Kami akan menguji secara lebih mendalam performa Nevo Q05 dan Deepal S05 setelah sesi test drive resmi. Untuk sekarang, kehadiran Changan di GIIAS 2026 adalah langkah berani yang layak diapresiasi—mereka tidak sekadar datang, tetapi memberi ruang bagi konsumen untuk "merasakan" sebelum membeli.