DKPPKB Sulbar Evaluasi 2 Periode Peserta Nusantara Sehat, Dorong Peningkatan Mutu Layanan di Puskesmas

Penulis: Fajar  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 19:24:01 WIB
DKPPKB Sulawesi Barat menggelar evaluasi virtual peserta Nusantara Sehat periode 2024–2026 dan 2025–2026 untuk mendorong peningkatan mutu layanan di puskesmas.

MAMUJU — DKPPKB Sulawesi Barat mengevaluasi peserta Nusantara Sehat periode 1 Agustus 2024–31 Juli 2026 dan 1 Agustus 2025–31 Juli 2026. Kegiatan berlangsung secara virtual via Zoom Meeting dan melibatkan kepala dinas kesehatan kabupaten, kepala puskesmas lokasi penugasan, serta peserta program.

Mengapa Evaluasi Ini Penting bagi Puskesmas di Sulbar?

Program Nusantara Sehat merupakan strategi nasional untuk pemerataan tenaga kesehatan, terutama di daerah terpencil. Di Sulawesi Barat, kehadiran tenaga penugasan khusus diharapkan tak sekadar mengisi kekosongan SDM, tetapi juga mendorong transformasi layanan primer di puskesmas.

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyatakan bahwa pengalaman dan pembelajaran selama masa penugasan harus menjadi dasar perbaikan berkelanjutan. “Kami berharap kontribusi tenaga kesehatan dalam menghadirkan pelayanan kesehatan primer yang merata dan berkualitas di seluruh wilayah Sulawesi Barat bisa semakin kuat,” ujarnya.

Fokus Evaluasi: Dari Kinerja hingga Kendala Lapangan

Selama tiga hari, peserta diberi ruang memaparkan capaian, inovasi, hingga kendala yang dihadapi saat bertugas. Masukan tersebut akan menjadi bahan rekomendasi untuk pengelolaan SDM kesehatan, pembinaan peserta, dan penguatan fasilitas pelayanan.

Perwakilan DKPPKB Sulbar menekankan bahwa evaluasi bukan sekadar menilai capaian. “Pertemuan ini juga menjadi wadah mengidentifikasi berbagai tantangan, praktik baik, serta menyusun langkah-langkah perbaikan agar penyelenggaraan program di masa mendatang semakin berkualitas,” jelasnya.

Apa Saja yang Dievaluasi?

  • Pelayanan promotif dan preventif di puskesmas
  • Kesehatan ibu dan anak serta pengendalian penyakit
  • Kesehatan lingkungan dan gizi masyarakat
  • Inovasi yang ditemukan peserta selama bertugas

Program ini sejalan dengan Panca Daya ke-3 Pemprov Sulbar di bawah Gubernur Suhardi Duka, yakni Membangun Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Berkarakter.

Sinergi Lintas Instansi Jadi Kunci

DKPPKB berharap hasil evaluasi bisa memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, puskesmas, dan tenaga kesehatan. Rekomendasi yang dihasilkan diharapkan implementatif, mulai dari dukungan pemda hingga penguatan fasilitas kesehatan.

“Melalui evaluasi ini, kami ingin menghasilkan rekomendasi yang bisa diterapkan langsung untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Program Nusantara Sehat ke depan,” pungkas perwakilan DKPPKB Sulbar.

Reporter: Fajar
Sumber: poinsembilan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top