Ketua DPRD Polewali Mandar Fahry Fadly Serap Aspirasi Warga Dua Desa: Jalan Rusak dan Air Bersih Jadi Prioritas

Penulis: Fajar  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:24:01 WIB
Ketua DPRD Polewali Mandar Fahry Fadly menerima aspirasi warga terkait perbaikan jalan dan air bersih di dua desa Kecamatan Campalagian.

POLEWALI MANDAR — Puluhan warga di dua desa di Kecamatan Campalagian memanfaatkan momen reses Ketua DPRD Polewali Mandar, Fahry Fadly, untuk menyampaikan persoalan klasik yang tak kunjung usai: jalan berlubang dan sumber air yang kian sulit. Aspirasi ini langsung dicatat dan akan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran daerah.

Jalan Rusak, Irigasi Mampet, Air Bersih Langka

Dalam pertemuan yang berlangsung di balai desa, warga tidak hanya bicara soal perbaikan jalan. Mereka juga mendesak pembangunan jembatan penghubung, drainase yang memadai, serta penguatan jaringan irigasi. Sebab, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi di wilayah ini.

“Kami butuh akses jalan yang layak untuk mengangkut hasil panen. Kalau hujan, jalan becek dan truk sering mogok,” ujar salah satu perwakilan warga dalam forum tersebut.

Bukan Cuma Infrastruktur: Pendidikan, Kesehatan, hingga Lapangan Kerja

Warga juga menyoroti layanan pendidikan dan kesehatan yang belum merata. Dukungan untuk sektor perikanan, penguatan UMKM, serta bantuan sosial yang lebih tepat sasaran ikut masuk dalam daftar usulan. Tak ketinggalan, perluasan kesempatan kerja menjadi harapan yang disuarakan hampir setiap kepala keluarga.

Fahry Fadly menegaskan bahwa seluruh aspirasi ini akan menjadi bahan dalam penyusunan program pembangunan daerah. “Reses adalah jembatan antara rakyat dan pemerintah. Kami akan kawal usulan ini agar masuk dalam skala prioritas anggaran,” katanya.

Komitmen DPRD: Kawal Sampai ke APBD

Politisi itu mengakui bahwa pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, irigasi, dan air bersih memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan. Menurutnya, tanpa akses yang memadai, produktivitas petani dan pelaku UMKM akan terus terhambat.

“Kami paham, air bersih bukan sekadar kebutuhan rumah tangga, tapi juga penopang ekonomi. Karena itu, usulan warga akan kami bawa dalam rapat pembahasan bersama Pemkab Polewali Mandar,” ujar Fahry.

Seluruh hasil reses ini akan dijadikan salah satu pijakan dalam Musrenbang desa dan kecamatan. DPRD berkomitmen mengawal prosesnya secara bertahap, menyesuaikan kemampuan fiskal daerah, namun tetap berpijak pada kebutuhan riil masyarakat di tingkat tapak.

Reporter: Fajar
Sumber: mandarnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top