MAJENE — Polres Majene menjadi tuan rumah penyuluhan kesehatan yang difokuskan pada deteksi dini penyakit jantung dan hipertensi. Kegiatan yang berlangsung di Aula Wira Pratama 97 ini diikuti oleh para pejabat utama (PJU) dan personel setempat, Rabu (20/5).
Bid Dokkes Polda Sulbar sengaja memilih materi jantung dan hipertensi karena kedua penyakit ini kerap muncul tanpa gejala yang disadari. Dokter Mitra Polres Majene, dr. Nadya Nur Aqilah, S.Ked, dalam pemaparannya menekankan pentingnya pengenalan gejala awal sebagai langkah pencegahan.
"Penyakit jantung dan hipertensi sering kali muncul tanpa gejala yang disadari. Karena itu penting bagi kita untuk menerapkan pola hidup sehat dan rutin memeriksakan kesehatan agar dapat diketahui lebih awal," jelas dr. Nadya di hadapan peserta.
Kaur Yankes Subbidkespol Biddokkes Polda Sulbar, AKP Carsa, S.Kep., M.M., yang memimpin langsung kegiatan ini mengatakan bahwa kesehatan personel merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Menurutnya, anggota yang sehat akan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Kesehatan personel merupakan faktor utama dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Melalui penyuluhan ini kami berharap seluruh personel semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan, mengenali gejala penyakit sejak dini, serta menerapkan pola hidup sehat," ujar AKP Carsa.
Dalam sesi penyuluhan, dr. Nadya tidak hanya menjelaskan gejala dan risiko penyakit. Ia juga mengedukasi peserta mengenai pola hidup sehat, mulai dari menjaga pola makan, rutin berolahraga, hingga menghindari stres berlebihan. Pemeriksaan kesehatan berkala pun ditekankan sebagai langkah antisipasi.
Suasana berlangsung interaktif. Para personel mendapat kesempatan berdiskusi dan berkonsultasi langsung dengan tenaga medis terkait keluhan kesehatan yang mereka alami. Kasi Dokkes Polres Majene, IPTU Aco Rahman K.B., turut mendampingi jalannya kegiatan.
Kegiatan ini merupakan rangkaian program berkelanjutan Bid Dokkes Polda Sulbar untuk memastikan seluruh personel di jajaran, termasuk Polres Majene, tetap dalam kondisi prima. Langkah preventif semacam ini dinilai lebih efektif ketimbang menunggu anggota jatuh sakit saat bertugas.